Kejanggalan Kasus Korupsi Dinkes Sumut: Kacamata Baca dan JKN, Tersangka Masih Misteri

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kejanggalan Kasus Korupsi Dinkes Sumut: Kacamata Baca dan JKN, Tersangka Masih Misteri

Medan / antara news.id

Kasus dugaan korupsi pengadaan kacamata baca dan kelebihan pembayaran JKN di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) hingga kini masih menggantung. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut belum menetapkan tersangka meskipun temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut telah menunjukkan indikasi kuat penyimpangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Audit BPK menemukan berbagai kejanggalan dalam pengadaan 68.000 kacamata baca melalui e-purchasing, termasuk kesamaan harga dan spesifikasi yang mencurigakan antara penawaran vendor (CV TB) dan preferensi Dinkes Sumut. BPK juga mencatat kelebihan pembayaran iuran JKN sebesar Rp302.891.400. Temuan ini diduga melanggar Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Laporan yang disampaikan oleh Farasut pada 16 Maret 2025, berdasarkan temuan audit BPK tahun anggaran 2023, tengah ditelaah Kejati Sumut. Namun, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka. Kasi Penkum Kejati Sumut, Adre Wanda Ginting, SH, hanya menyatakan bahwa laporan tersebut sedang dikaji.

Sikap pejabat Dinkes Sumut pun dinilai janggal. Kabid Yankes, dr. Nelly Fitriani, mengarahkan wartawan kepada Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rizal, yang menolak ditemui media. Nelly Fitriani, yang memiliki harta kekayaan Rp2.600.673.287 (berdasarkan LHKPN 2023), terkesan menghindar dari pertanyaan terkait kasus ini.

Baca Juga:  Warga Lingk 4 TSM 3 Minta Copot Kepling AK Karena Tak Gelar Program Prioritas Posyandu Di Bulan Januari 2025

Paralel dengan Kasus BOK Dinkes Langkat:

Kasus ini menimbulkan pertanyaan mengingat sejarah serupa di Dinkes Kabupaten Langkat. Kasus dugaan suap dari pemotongan dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) telah menjerat mantan Kepala Puskesmas Desa Teluk, dr. Hj Evi Diana. Dalam persidangan, Evi menyebut Hamid Rizal, saat itu Kabag Keuangan Dinkes Kabupaten Langkat, sebagai penerima aliran dana hasil pungutan liar tersebut. Meskipun Evi telah memberikan kesaksian, hingga kini penyidik belum memproses pihak-pihak lain yang disebut menerima aliran dana haram tersebut.

Ketidakjelasan penetapan tersangka dalam kasus Dinkes Sumut dan penanganan kasus serupa di Langkat menimbulkan kecurigaan publik terhadap lemahnya penegakan hukum terhadap dugaan korupsi di lingkungan pemerintahan. Publik menuntut transparansi dan akuntabilitas dari aparat penegak hukum untuk mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan.(Lis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komandan Garda Kamtibmas Indonesia Provinsi Sumatera Utara Memberikan SK Kepengurusan Garda Kamtibmas Indonesia Kab. Simalungun
Papan Identitas Proyek Drainase Rp1 Miliar di Deli Serdang Dinilai Belum Lengkap dan Belum Penuhi Standar SOP Transparansi
Akibat Warga Desa Aek Korsik Kembali Lakukan Aksi Blokade Jalan,Kegiatan Pemerimaan TBS Luar Tak Kunjung Kembali Normal
Diam Seribu Bahasa! SDAMBK Deli Serdang Bungkam Disoal Pemenang Proyek, Diduga Lindungi Pemborong Nakal
Kegiatan Sosperda Robi Barus S.E M.A.P Dihadiri Warga dengan Antusias
PP59 Siantar–Simalungun Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Membangun Daerah
PT. Torganda Perkebunan Tahuan Ganda Aek Korsik Lakukan Rutinitas Perbaikan Ruas Jalan Utama Aek Korsik Mengarah Padang Halaban
Mediasi Pasca Blokade Jalan Oleh Warga Aek Korsik Terhadap Truk Tangki Cpo PT.Torganda Tidak Membuahkan Hasil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:31 WIB

Komandan Garda Kamtibmas Indonesia Provinsi Sumatera Utara Memberikan SK Kepengurusan Garda Kamtibmas Indonesia Kab. Simalungun

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Papan Identitas Proyek Drainase Rp1 Miliar di Deli Serdang Dinilai Belum Lengkap dan Belum Penuhi Standar SOP Transparansi

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:48 WIB

Akibat Warga Desa Aek Korsik Kembali Lakukan Aksi Blokade Jalan,Kegiatan Pemerimaan TBS Luar Tak Kunjung Kembali Normal

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:14 WIB

Diam Seribu Bahasa! SDAMBK Deli Serdang Bungkam Disoal Pemenang Proyek, Diduga Lindungi Pemborong Nakal

Senin, 20 Juli 2026 - 05:09 WIB

Kegiatan Sosperda Robi Barus S.E M.A.P Dihadiri Warga dengan Antusias

Berita Terbaru