Diduga PT RPJ Sewa Sekelompok Preman Bayaran, Serang dan Rampas Hasil Panen Warga Petani Desa Anak Talang

- Penulis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Diduga PT RPJ Sewa Sekelompok Preman Bayaran, Serang dan Rampas Hasil Panen Warga Petani Desa Anak Talang

RIAU // Antara news id 

PT Runggu Prima Jaya (RPJ) diduga menyewa Sekelompok Preman bersenhata tajam untuk Menyerang dan merampas hasil panen Warga Petani Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Jum’at. (11/10/2024)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang sudah sangat resah dan dominan berprofesi Petani tersebut, mengalami bentuk Penjajahan gaya baru, ketika Sekelompok Preman yang disewa PT. RPJ merampas dan memanen secara paksa.

Penjajahan Gaya Baru tersebut terjadi di lahan Desa Anak Talang, Sengketa yang sudah berlarut larut tak terselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu ini semakin memanas.

Padahal Pemerintah Kabupaten Indragiri, tahu bahwa lahan yang dikuasai PT. RPJ tidak memiliki izin dan masih masuk kawasan Hutan Lindung, tapi anehnya Pemerintahan Indragiri Hulu tidak mampu menindak PT. RPJ.

Bukannya membela Rakyatnya, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu seolah olah membiarkan Rakyatnya ditindas PT. RPJ, yang lebih mengherankan saat Sekelompok Preman yang diduga sewaan PT. RPJ itu menyerang Warga Petani dengan membawa Senjata Tajam, dan tak ada satupun pihak Kepolisian di TKP.

Baca Juga:  Lambatnya Penegakan Hukum, Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Bebas Berkeliaran!

Warga Petani Desa Anak Talang yang kebanyakannya Omak – omak, berhasil menghalangi Sekelopok Preman yang diduga sewaan dari PT. RPJ, hingga terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan.

Masyarakat meminta Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hulu dan Pemprov Riau harus dapat menyelesaikan konflik-konflik yang di alami para Petani, Kepolisian Polda Riau untuk dapat memperhatikan para Warga Petani, jangan karena PT. RPJ Perusahan Besar lalu dan dibiarkan menindas Petani, karena jika dibiarkan akan banyak pihak Masyarakat yang bekerja sebagai petani yang menjadi korban.

Warga Petani Desa Anak Talang yang tergabung dalam Kelompok Tani Bakti Mandiri, di ketuai BJ. Sapri bersama Omak-omak mengatakan, “Kami akan tetap memperjuangkan Hak kami sebagai Petani, dan kami berharap Mabes POLRI dapat turun tangan karena ada dugaan pihak Kepolisian Polda Riau melindungi PT. RPJ, karena kami memliliki bukti poto poto Kapolda Riau dengan Petinggi PT. RPJ”, ujar Warga Petani dan Ketua Kelompok Tani Bakti Mandiri yang telah resah.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harapan dalam Setiap Paket – 4000 Sembako Tiba di Sumut & Aceh, Bantu Masyarakat yang Masih Terjebak Banjir
Lumpur yang Menyisakan Cahaya
” Atap rumah sebagai tempat tidur , pemerintah hanya asik pencitraan” Kekesalan warga Medan dan Deli Serdang setelah banjir , peringatan BMKG tidak di hargai .
Oknum Serakah Hancurkan Alam di Sumut, Aceh, dan Sumbar: Formappel’RI Layangkan Kecaman Keras
AMPH Soroti Kekacauan Regulasi dan Seleksi Direktur PDAM Payakumbuh, Tegaskan Sedang Siapkan Laporan Resmi
Ketua Forum Bela Negara Sulut Kecam Diduga, Pemotongan Kapal Ilegal, Desak Pihak Berwenang Bertindak
Korban Pengeroyokan Babak Belur di Polsek Pancur Batu tuntut keadilan , Adi Lubis: “Hukum Jangan Seperti Pesanan!”
Diduga, Aroma Busuk di Bitung: Pemotongan Kapal Tongkang Ilegal dan Dampaknya bagi Lingkungan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:42 WIB

Harapan dalam Setiap Paket – 4000 Sembako Tiba di Sumut & Aceh, Bantu Masyarakat yang Masih Terjebak Banjir

Senin, 8 Desember 2025 - 06:12 WIB

Lumpur yang Menyisakan Cahaya

Minggu, 30 November 2025 - 10:54 WIB

” Atap rumah sebagai tempat tidur , pemerintah hanya asik pencitraan” Kekesalan warga Medan dan Deli Serdang setelah banjir , peringatan BMKG tidak di hargai .

Sabtu, 29 November 2025 - 11:03 WIB

Oknum Serakah Hancurkan Alam di Sumut, Aceh, dan Sumbar: Formappel’RI Layangkan Kecaman Keras

Sabtu, 29 November 2025 - 01:59 WIB

AMPH Soroti Kekacauan Regulasi dan Seleksi Direktur PDAM Payakumbuh, Tegaskan Sedang Siapkan Laporan Resmi

Berita Terbaru

Medan

Univa Dukung Penerapan UU KUHAP

Kamis, 11 Des 2025 - 04:34 WIB