Desa Ngantru, Salah Satu Kandidat Kampung Pancasila Terbaik Se-Indonesia

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Desa Ngantru, Salah Satu Kandidat Kampung Pancasila Terbaik Se-Indonesia

Tulungagung, / Antara news id

Ngantru adalah sebuah desa yang berada di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Saat ini Ngantru bersaing dengan 14 desa/kelurahan lainnya untuk menjadi Kampung Pancasila terbaik Se-Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Rama Pratama menyebut, Kampung Pancasila erat kaitannya dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Kampung Pancasila merupakan suatu kampung, desa atau kelurahan yang senantiasa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu saat mendampingi Tim Penilai Kampung Pancasila di Desa Ngantru, Rabu (30/10/2024).

Tak hanya lekat dengan implementasi nilai-nilai Pancasila, ungkapnya, Ngantru juga punya keunggulan dari berbagai aspek. Mulai dari ketahanan pangan, sistem keamanan, kesiapsiagaan, sanitasi dan pengelolaan sampah, pembinaan generasi muda, serta kemandirian ekonomi desa yang dicapai melalui pengelolaan produk lokal.

Lainnya yang membuat beda, kata Rama, di Ngantru juga terdapat sebuah patung lambang negara “Garuda Pancasila” berukuran raksasa yang mempunyai lebar mencapai 12 meter dan tinggi 9 meter.

Ditegaskannya, patung lambang negara itu sebagai simbol dan pengingat bagi warga di sana akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Abah Amu Sugito selaku tokoh masyarakat mengatakan, Kampung Pancasila Ngantru juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan berbagai aksi sosial maupun kebudayaan.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2024-2029 di Gedung MPR/DPR RI,

“Di sini banyak kegiatan yang dilakukan, seperti ngaji dan sholawatan. Juga ada kegiatan sosial masyarakat, seperti santunan anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu. Ada pula kegiatan lintas agama, serta gelar budaya dan seni,” jelas pria yang juga sebagai pengasuh Ponpes Al Badru Alaina.

Selain patung Garuda Pancasila, ujar Abah Amu, di Ngantru juga terdapat Museum Pancasila, Taman Pancasila, dan Gedung Pancasila yang luas.

Pujian pun diberikan oleh Katim Penilai Kampung Pancasila Letkol Arh Ridwan Budi. Menurutnya, Ngantru sejauh ini yang paling memuaskan dari hasil pengamatan yang telah dilakukan di berbagai Kampung Pancasila lainnya.

“Kalau sejauh ini yang saya nilai, ini (Ngantru) yang paling bagus. Tapi mudah-mudahan tidak kalah dengan kampung-kampung lainnya. Kalau tidak kalah ya ini juara umumnya (Kampung Pancasila),” kata pria yang juga menjabat sebagai Pabandya 3/Bin Komsos Sterad.

Melalui lomba Kampung Pancasila yang diselenggarakan, terang Ridwan, diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk benar-benar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan bukan hanya sekedar menerapkannya.

Lebih dari itu, sebutnya, keberadaan Kampung Pancasila diharapkan juga dapat menjadi pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai upaya agar tidak terjerumus dalam berbagai perbuatan tercela dan merugikan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disuruh makan T*i dan di siram air kencing , korban penganiayaan dan penyekapan meminta keadilan dari kepolisian
Polres Bitung Salurkan Bantuan ke Masjid Al Muttaqien, Wujud Kepedulian dan Kemanusiaan
Seorang Ibu di Binjai Memohon ke Negara Karna Anaknya Di Penjara Di Pnhom Penh Kamboja
Cipayung Plus Kota Medan Kawal Kasus Tindakan Represif Aparat Polrestabes Medan Terhadap Mahasiswa
pimpinan Komisariat HIMMAH SE – Kawasan UMN AL- Wasliyah Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan
Praktisi Hukum dan Akademisi Sumut menilai bahwa penerapan KUHP dan KUHAP baru merupakan langkah tepat Pemerintah
Bandung Campus Update Tahun 2026 Dibanjiri Belasan Ribu Pelajar Kelas XII SMA/K
Al-Washliyah Medan Tegaskan Tidak Pernah Ajarkan Kader Langgar Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:09 WIB

Disuruh makan T*i dan di siram air kencing , korban penganiayaan dan penyekapan meminta keadilan dari kepolisian

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:53 WIB

Polres Bitung Salurkan Bantuan ke Masjid Al Muttaqien, Wujud Kepedulian dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:01 WIB

Cipayung Plus Kota Medan Kawal Kasus Tindakan Represif Aparat Polrestabes Medan Terhadap Mahasiswa

Senin, 23 Februari 2026 - 09:28 WIB

pimpinan Komisariat HIMMAH SE – Kawasan UMN AL- Wasliyah Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:56 WIB

Praktisi Hukum dan Akademisi Sumut menilai bahwa penerapan KUHP dan KUHAP baru merupakan langkah tepat Pemerintah

Berita Terbaru