Skandal BMT Pradesa Mitra Mandiri:  Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Mencapai Miliaran Rupiah

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_34

i

oplus_34

Spread the love

Skandal BMT Pradesa Mitra Mandiri:  Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Mencapai Miliaran Rupiah

Langkat , Sumatera Utara / antara news.id

oplus_34

Gejolak hebat mengguncang Koperasi BMT Pradesa Mitra Mandiri.  Bukan gejolak ekonomi biasa, melainkan badai besar yang dipicu oleh dugaan penggelapan dana nasabah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun,  menimpa ratusan bahkan mungkin ribuan warga Kabupaten Langkat dan sekitarnya.  Amarah dan keputusasaan membuncah dari para nasabah yang hingga kini masih menunggu pencairan dana deposito mereka,  sejak tahun 2018 hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini bukan sekadar masalah keuangan semata, melainkan sebuah tragedi kepercayaan yang telah dilanggar secara sistematis dan keji.  Kesaksian demi kesaksian mengungkap praktik-praktik curang yang diduga dilakukan oleh pengelola koperasi,  menjadikan  BMT Pradesa Mitra Mandiri sebagai simbol kegagalan tata kelola dan penghianatan terhadap kepercayaan para nasabah.

Salah seorang nasabah yang telah menjadi anggota sejak tahun 2011 mengungkapkan penderitaannya.  Ia dan banyak nasabah lainnya  terjerat dalam pusaran krisis keuangan yang melanda koperasi,  terutama sejak pandemi COVID-19.

Namun,  keterangan ini dibantah oleh fakta bahwa krisis keuangan Koperasi BMT Pradesa Mitra Mandiri  tidak memiliki hubungan langsung dengan pandemi.  Dugaan kuat mengarah pada  mismanagement dan penyelewengan dana yang dilakukan oleh oknum tertentu di dalam koperasi.

Lebih mengejutkan lagi,  kesaksian mantan manajer koperasi, Tridarma Yoga, yang kini menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Langkat,  membongkar  segala kebusukan yang terjadi di dalam BMT Pradesa Mitra Mandiri.  Tridarma Yoga  menyatakan bahwa sebagian besar dana nasabah telah mengalir ke rekening pribadi  pengelola koperasi,  Dedek Pradesa,  serta ke rekening istri, abang kandungnya, dan digunakan untuk pelunasan pembayaran tanah.

Bukti-bukti berupa rekening koran dan percakapan WhatsApp yang memperlihatkan instruksi langsung dari Dedek Pradesa untuk mentransfer dana nasabah ke rekening-rekening tersebut telah diserahkan sebagai barang bukti.  Bahkan,  penarikan dana melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) juga dilakukan secara langsung oleh Dedek Pradesa.

Baca Juga:  Di Tengah Ancaman, Sufaldi Tampilang Tegaskan: Perbedaan Jangan Rusak Persaudaraan

Berdasarkan kesaksian dan bukti-bukti yang ada,  Dedek Pradesa diduga kuat telah melanggar sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), di antaranya:

– Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan:  Dedek Pradesa diduga telah menggelapkan dana nasabah yang dipercayakan kepadanya sebagai pengelola koperasi.  Besaran kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah,  mengakibatkan penderitaan ekonomi yang luar biasa bagi para korban.

– Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam jabatan:  Sebagai pengelola koperasi, Dedek Pradesa diduga telah menyalahgunakan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain dengan cara menggelapkan dana nasabah.

– Pasal 378 KUHP tentang Penipuan:  Dedek Pradesa diduga telah melakukan penipuan dengan cara memanipulasi informasi keuangan koperasi dan menjanjikan keamanan dana nasabah yang pada kenyataannya tidak terpenuhi.

– Pasal 55 dan 56 KUHP tentang Perbuatan Bersama-sama:  Jika terbukti ada pihak lain yang terlibat dalam aksi penggelapan ini,  mereka juga akan dikenakan pasal ini.

Sebelum nya Dedek Pradesa juga pernah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara dengan pasal yang sama, tapi sayang nya laporan tersebut di SP 3 oleh dengan alasan tidak cukup bukti .

Integritas dan profesionalisme kepolisian POLDA SUMATERA Uutara dipertaruhkan dalam kasus ini .

Dalam waktu dekat para nasabah akan melaporkan kembali Dedek Pradesa kePolda Sumut guna menuntut hak hak mereka kembali.

Mereka menuntut keadilan dan pengembalian dana mereka yang telah digelapkan.  Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan koperasi  harus dipulihkan,  dan  tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan keuangan seperti ini harus menjadi  langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Ketidakadilan yang dialami para nasabah BMT Pradesa Mitra Mandiri  tidak boleh dibiarkan begitu saja.  Keadilan harus ditegakkan,  dan para pelaku harus dihukum seberat-beratnya.( HD)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENYALURAN BANTUAN PANGAN DI BITUNG BERJALAN LANCAR, PEMERINTAH GIRIAN PASTIKAN TEPAT SASARAN
Idul Adha 1447 H, PAN Dan BM PAN Kota Medan Gotong Royong Tebar Qurban Untuk Masyarakat
Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara
Laksanakan Kurban, Robi Barus S.E M.A.P Sembelih 2 Ekor Lembu
Pemuda Pancasila Deli Serdang Sembelih 9 Hewan Kurban
“Polsek Aek Natas Polres Labuhan batu Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H”.
Ketua Rel MBG Sumut Sembelih Hewan Kurban Di Dapur SPPG Sidorejo
Dalam rangka idul Adha 1447 H , DPD AMPI Deli Serdang potong 4 ekor hewan qurban , berbagi kesejahteraan untuk masyarakat dan Abang becak lubuk Pakam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:43 WIB

PENYALURAN BANTUAN PANGAN DI BITUNG BERJALAN LANCAR, PEMERINTAH GIRIAN PASTIKAN TEPAT SASARAN

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:28 WIB

Idul Adha 1447 H, PAN Dan BM PAN Kota Medan Gotong Royong Tebar Qurban Untuk Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:20 WIB

Laksanakan Kurban, Robi Barus S.E M.A.P Sembelih 2 Ekor Lembu

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:41 WIB

Pemuda Pancasila Deli Serdang Sembelih 9 Hewan Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:21 WIB

“Polsek Aek Natas Polres Labuhan batu Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H”.

Berita Terbaru

TNI/Polri

Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:55 WIB