TERDUGA ANGGOTA OPM TEWAS DALAM KONTAK TEMBAK

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

TERDUGA ANGGOTA OPM TEWAS DALAM KONTAK TEMBAK

Sugapa Intan Jaya/AntaraNews.id

Aksi terduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menyebabkan gangguan keamanan di wilayah Papua. Kali ini terjadi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, khususnya Distrik Sugapa, mereka melancarkan aksinya. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 9 Desember 2024, di wilayah Kampung Holomama, Distrik Sugapa yang menyebabkan satu anggota kelompok bersenjata tersebut tewas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini bermula ketika tim Satgas Yonif 509/BY Kostrad mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan di area pengawasan mereka. Setelah meningkatkan patroli dan melakukan penyisiran, mereka diserang oleh kelompok bersenjata. Dengan cepat, para prajurit Satgas merespon serangan tersebut hingga berhasil mengamankan situasi. Setelah melakukan penyisiran, salah satu anggota kelompok tersebut ditemukan dalam kondisi tewas. Jenazah tersebut kemudian dievakuasi ke Pos Satgas untuk dilakukan proses identifikasi. Dalam rangka menjaga nilai-nilai kemanusiaan, Satgas menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui koordinasi dengan Puskesmas Sugapa. Penyerahan ini disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Sekda Kabupaten Intan Jaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Danramil, serta aparat Polres Intan Jaya.

Baca Juga:  Maraknya Dugaan KORUPSI KOLUSI NEPOTISME di Pemkab Deli Serdang, LAKRI Deli Serdang Kunjungi Kantor KPK di Jakarta

Komandan Satgas Yonif 509/BY Kostrad, Letkol Inf Dian Dessiawan Setyadi, menegaskan bahwa operasi ini dilaksanakan dengan mengutamakan pendekatan humanis dan tetap mematuhi aturan pelibatan (Rules of Engagement).  “Kami bertindak untuk memastikan keamanan masyarakat serta melindungi wilayah dari ancaman kelompok bersenjata,” ujarnya.

“Kami akan terus memastikan keamanan di Papua serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Satgas juga akan tetap waspada terhadap potensi ancaman lainnya”, ungkap Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca insiden. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tiga Tersangka Ajukan Permohonan RDP ke DPRD Palas, Untuk Mengundang PT. BARAPALA
Polsek Panai Hilir Polres LabuhanBatu Ungkap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sawit Yang Telah Meresahkan Masyarakat
Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Berhasil Meringkus SA Alias Panjul,Pelaku Tindak Kriminal Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu-sabu
Tuduhan bandar narkoba di Jermal tidak berdasar ; GS korban pembunuhan karakter
Penyelundupan Puluhan Kilogram Sabu “Kemasan Gambar Durian” Digagalkan, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Sergap Avanza di Pintu Tol Lubuk Pakam
Bila Satgas PKH Garuda Tak Bertindak, Warga 6 Desa Bakal Surati Presiden Prabowo
Warga Tanjung Selamat geram ! Warnet dekat pajak melati diduga jadi sarang jual beli chip Higgs Domino , Kepolisian Medan Tuntungan di minta bertindak tegas.
Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 07:59 WIB

Kuasa Hukum Tiga Tersangka Ajukan Permohonan RDP ke DPRD Palas, Untuk Mengundang PT. BARAPALA

Senin, 27 April 2026 - 01:36 WIB

Polsek Panai Hilir Polres LabuhanBatu Ungkap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sawit Yang Telah Meresahkan Masyarakat

Jumat, 24 April 2026 - 09:39 WIB

Tuduhan bandar narkoba di Jermal tidak berdasar ; GS korban pembunuhan karakter

Jumat, 24 April 2026 - 06:40 WIB

Penyelundupan Puluhan Kilogram Sabu “Kemasan Gambar Durian” Digagalkan, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Sergap Avanza di Pintu Tol Lubuk Pakam

Senin, 20 April 2026 - 12:39 WIB

Bila Satgas PKH Garuda Tak Bertindak, Warga 6 Desa Bakal Surati Presiden Prabowo

Berita Terbaru