Protes Sopir di Sembahe Terkendali, Fokus Pembersihan Jalur Longsor Berlanjut

- Penulis

Sabtu, 30 November 2024 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Protes Sopir di Sembahe Terkendali, Fokus Pembersihan Jalur Longsor Berlanjut

KARO/AntaraNews.id

Sejumlah sopir angkutan barang di sekitar Jembatan Sembahe melakukan unjuk rasa, memaksa untuk diizinkan melintasi jalur bekas longsor pada sabtu pagi (30/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mengaku frustrasi karena penundaan perjalanan yang sudah berlangsung beberapa hari. Aksi ini sempat memicu ketegangan, namun berhasil diredam setelah polisi dan beberapa petugas basarnas memberikan penjelasan mengenai kondisi jalur yang masih berbahaya.

Jalur dari Sembahe menuju Tikungan Tirtanadi pada Jumat siang, 29 November 2024 sudah berhasil ditembus namun, belum dapat digunakan karena masih dipenuhi material longsor berupa tanah, batu, dan lumpur, yang mengancam keselamatan pengendara.

Petugas dari Polri, TNI, BPJN, dan Basarnas menjelaskan bahwa pembersihan material longsor masih berlangsung dan jalur belum aman untuk dilalui. Batu, lumpur, dan tanah yang menutupi badan jalan memerlukan waktu lebih lama untuk dibersihkan, sementara area kerja harus steril untuk memastikan keselamatan petugas dan pengguna jalan. Penjelasan ini akhirnya diterima oleh para sopir, yang kemudian memilih menunggu hingga situasi kondusif.

Baca Juga:  Kunjungan Kapolda SUMUT Dalam Rangka Pilkada Damai dan Kondusif serta Peduli Rakyat tidak Mampu,

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengapresiasi pengertian para sopir yang akhirnya mematuhi aturan. “polisi memahami keresahan mereka, tetapi keselamatan menjadi prioritas utama. Jalur ini akan dibuka kembali setelah benar-benar dinyatakan aman. Polisi mengimbau semua pihak untuk bersabar demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa Polri bersama instansi terkait terus bekerja keras mempercepat pembersihan jalur. Dengan situasi kembali kondusif, fokus pekerjaan di lokasi longsor tetap diarahkan pada pembersihan material dan pengembalian akses jalan.

Kombes Pol Hadi menegaskan bahwa seluruh upaya dilakukan seoptimal mungkin untuk meminimalkan dampak bagi masyarakat. “Kami berharap cuaca mendukung agar pekerjaan segera selesai dan jalur ini dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Intervensi Dan Kecurangan Pemilihan Kepling IX PB Bengkel, Camat Diduga Ingin Lantik Orang Titipannya
Polres Bitung Dukung Rakor Lintas Sektoral, Pastikan Idulfitri 2026 Aman dan Kondusif
Polres Bitung Salurkan Bantuan ke Masjid Al Muttaqien, Wujud Kepedulian dan Kemanusiaan
Konferwil HIMMAH Sumut “Cacat Prosedur “Tanpa Persidangan Dan Tanpa Pemilihan
Masyarakat Kab. Serdang Berdagai Menolak Aktivitas PMI (PEKERJA MIGRAN INDONESIA) Ilegal di Wilayah Mereka.
Masyarakat Kab. Serdang Berdagai Menolak Aktivitas PMI (PEKERJA MIGRAN INDONESIA) Ilegal di Wilayah Mereka.
Diduga, Skandal BBM Bio Solar di Bitung: Mafia BBM Dituding Libatkan Oknum Kebal Hukum
Sebagai Warga Negara Kita Bertanggungjawab Jaga Persatuan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Dugaan Intervensi Dan Kecurangan Pemilihan Kepling IX PB Bengkel, Camat Diduga Ingin Lantik Orang Titipannya

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:11 WIB

Polres Bitung Dukung Rakor Lintas Sektoral, Pastikan Idulfitri 2026 Aman dan Kondusif

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:53 WIB

Polres Bitung Salurkan Bantuan ke Masjid Al Muttaqien, Wujud Kepedulian dan Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:32 WIB

Konferwil HIMMAH Sumut “Cacat Prosedur “Tanpa Persidangan Dan Tanpa Pemilihan

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:43 WIB

Masyarakat Kab. Serdang Berdagai Menolak Aktivitas PMI (PEKERJA MIGRAN INDONESIA) Ilegal di Wilayah Mereka.

Berita Terbaru