Program Brigade Pangan Kementan dukung swasembada atau Hamburkan Uang Negara!

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Spread the love

Program Brigade Pangan Kementan dukung swasembada atau Hamburkan Uang Negara!

Medan, Sumatera Utara / antara news.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setahun berjalan di era kepemimpinan Presiden Prabowo dengan program Asta Cita ketahanan pangan nasional, program Brigade Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) yang bertujuan meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani, khususnya generasi muda, melalui teknologi modern dan pengelolaan lahan efisien, justru diduga kuat gagal di lapangan.

Di Kabupaten Deli Serdang, Brigade Pangan yang seharusnya mencetak dan mengelola lahan seluas 200 ha, terindikasi tidak berjalan sesuai prosedur. Bantuan Alsintan (alat mesin pertanian) seperti combine, traktor TR 4, hand traktor, dan lainnya, terkesan hanya menghamburkan uang negara tanpa memberikan dampak signifikan bagi petani.

Mekanisme penyewaan Alsintan yang diharapkan dapat menghasilkan dana untuk pengelolaan lahan untuk menjalankan program  diduga kuat diselewengkan para pengurus brigade.

Hasil sewa alat Alsintan disinyalir hanya dinikmati oleh para pengurus, tanpa memberikan manfaat sedikit pun dan menjalankan program yang sudah di wacanakan untuk mendukung program Asta cita presiden Prabowo tentang ketahanan pangan .

Baca Juga:  Ketua Umum LSM GEMPUR angkat bicara meminta ; KPK Usut Tuntas Korupsi di Sumatera Utara .

“Kami meminta kepada pemerintah, khususnya Kementan, untuk mengevaluasi secara menyeluruh pemberian bantuan Alsintan yang menelan anggaran besar namun tidak memberikan faedah nyata bagi keberhasilan swasembada pangan,” tegas petani yang tidak ingin di expose .

Keberhasilan Swasembada pangan diikuti dengan peran aktif Bulog dalam membeli hasil panen petani dengan harga yang memuaskan, bukan dengan memberikan bantuan alsintan yang luar biasa besar namun dinilai kurang efektif. Pemberian bantuan Alsintan yang berlebihan tanpa pengawasan ketat membuka celah korupsi dan penyelewengan keuangan negara.

Untuk itu, pemerintah diharapkan memberikan pengawasan ketat terhadap penerima bantuan Alsintan dan melakukan audit yang transparan. Aparat penegak hukum juga harus berperan aktif dalam mengawasi dinas pertanian yang diduga kuat mengambil keuntungan dalam pembagian alat bantuan dengan modus “tebus ke dinas”.

“Jika pemerintah tidak segera bertindak, program Brigade Pangan ini hanya akan menjadi proyek gagal yang merugikan negara dan petani,” pungkas para petani .( HD)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik
Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
JFC Season 2: Indonesia vs Malaysia Akan Memperebutkan Sabuk Bapak Gubernur Sumut, Hadirilah dan Dukung Bareng!
DPW A-PPI Sumut sambut lebaran, gelar acara buka puasa bersama dan bagikan parcel untuk anggota .
BEM Nusantara Sumut Dukung Kepolisian Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Kontras
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:20 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Minggu, 12 April 2026 - 22:48 WIB

Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik

Sabtu, 4 April 2026 - 09:28 WIB

Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan

Jumat, 3 April 2026 - 06:33 WIB

DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .

Berita Terbaru