Isu Hoaks Biaya Makan Bupati Deli Serdang Rp 29 Miliar Dibantah: Fakta Sebenarnya Terungkap

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Isu Hoaks Biaya Makan Bupati Deli Serdang Rp 29 Miliar Dibantah: Fakta Sebenarnya Terungkap

 

Deli Serdang,3 September 2025 / antara news.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Masyarakat Deli Serdang baru-baru ini diresahkan oleh isu yang menyebutkan bahwa Bupati Deli Serdang telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 29 miliar untuk biaya makan / minum . Menanggapi isu yang beredar luas ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang tidak benar tersebut.

 

Klarifikasi Resmi dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang

 

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Deli Serdang, Dheny H Ginting, dengan tegas membantah isu tersebut. Beliau menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp 29 miliar tersebut merupakan total belanja pegawai di 10 Bagian Setdakab serta biaya operasional, bukan anggaran khusus untuk biaya makan Bupati.

 

“Isu yang sengaja dikembangkan ke publik mengenai anggaran khusus untuk bupati dan biaya makan minum itu tidak benar. Kami sangat menyayangkan penyebaran informasi yang tidak akurat ini,” ujar Dheny H Ginting.

 

Dheny juga menambahkan bahwa Setdakab Deli Serdang berkomitmen untuk melaksanakan instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara efektif dan efisien.

Baca Juga:  LSM KCBI Gebrak Kartel DO Aspal PT Tubaba & PT LKA Dilindungi? Ratusan Truk Lolos!

 

Ketua Assosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI), Hardep turut memberikan tanggapannya terkait isu hoaks ini. Media harus cerdas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat . Jangan ada upaya untuk menekan dan menghambat pembangunan di Deli Serdang . Beliau juga menekankan bahwa isu-isu hoaks seperti ini dapat merusak reputasi dan citra Bupati serta pemerintah daerah.

 

“Masyarakat harus lebih waspada dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum terbukti kebenarannya. Mari kita tunggu klarifikasi lebih lanjut dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar,” tegas Hardep .

 

Dengan adanya klarifikasi ini, dapat disimpulkan bahwa isu mengenai biaya makan Bupati Deli Serdang sebesar Rp 29 miliar adalah tidak benar. Anggaran sebesar Rp 29 miliar tersebut merupakan total belanja pegawai dan biaya operasional Setdakab Deli Serdang. Masyarakat diimbau untuk selalu kritis dan waspada terhadap informasi yang beredar, serta melakukan verifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi tersebut. ( HD)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilantik Pimpin Pokdarkamtibmas Halteng, Rosihan Anwar Ajak Masyarakat Rawat Keamanan Berlandaskan Fagogoru
KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Proyek Lapangan Mangkrak dan Berutang Rp95 Juta, Polda Papua dan Polres Mimika Didesak Seret ke pengadilan Ketua LSM 2PAM3 Berinisial TR!
MESKI KURANG ARMADA DAN ANGGOTA, PETUGAS KEBERSIHAN KELURAHAN TANJUNG MERDEKA TETAP LAYANI MASYARAKAT DENGAN BAIK
Kapolri Jenderal pol.Listyo Sigit Prabowo digantikan Komjen pol.Suyudi .
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:48 WIB

Dilantik Pimpin Pokdarkamtibmas Halteng, Rosihan Anwar Ajak Masyarakat Rawat Keamanan Berlandaskan Fagogoru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:58 WIB

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau

Berita Terbaru