Dinas Pariwisata Samosir di Minta Pengelola Pantai Batu Hoda Beach Desa Cinta Dame Kec. Simanindo Kab. Samosir tidak Menjaga kenyamanan Pengunjung serta Kebersihan Pantai, dan Banyaknya Peraturan

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Dinas Pariwisata Samosir di Minta Pengelola Pantai Batu Hoda Beach Desa Cinta Dame Kec. Simanindo Kab. Samosir tidak Menjaga kenyamanan Pengunjung serta Kebersihan Pantai, dan Banyaknya Peraturan

Samosir / antara news.id

Rombongan Wisatawan yang mau membuat kegiatan Acara Ulang Tahun Serikat Tolong Menolong Huta Dosroha Jln Pendidikan/Gg Toba Sekitarnya, Desa Suka Damai Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara, adapun dua hari kunjungannya tujuan menginap di Pangururan wisatawan serikat tolong menolong dosroha Jembatan Tano Ponggol, Sibea bea, Pantai Parbaba, Batu Hoda Beach, dan akan mengakahiri tujuan kami rombongan mengadakan beberapa kegiatan siraman rohani dan beberapa perlombaan untuk anak anak dan orang tua,”tutur ketua Dosroha

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, Ketua Rombongan Derman Yatviko Simanjunta yang berprofesi sehari harinya sebagai jurnalis dan menjabat Ketua DPC Asosiasi Pewarta Pers Indonesia Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara, ketika rombongan mau masuk kelokasi pantai satu dari petugas batu hoda beach memberikan keterangan setiap orang dikenakan 5 tahun kebawah tidak termasuk tapi diatas itu dua puluh ribuh (Rp 20), rombongan yang berjumlah 40 orang.

Sambung petugas pantai batu hoda beach seorang ibu br sagala di pintu masuk meberikan persyaratan yang tidak bisa di bawahkan dari luar, makanan keteringan, tikar, minuman, mejicom masakan nasi, pengeras suara sepiker, Pop Mei, Mei Istan, jajanan dll, ketua rombongan pak Derman Yatviko Simanjuntak meminta mengatakan pada ibu br Sagala, kami kesini datang mau bikin kegiata perayaan ultah serikat kampung dosroha loh. Terjadi lah adu argumen dengan pengelola pantai, kalau semua persyaratan itu kalian itu terlalu memaksakan setiap pengunjung yang hendak datang kesini tidak bisa dong, tapi kalau seperti keteringan, tikar, mejicom, itu sah sah ajah tapi lain dari situ seperti pengeras suara sepiker kami bawa itu untuk kebaktian dan perlombaan nantinya, masak kami udah bayar dua puluh ribuh (20/orang), gitu bu sembari meniru percakapan sekira pukul 10:30Wib Selasa (13-05-2025),”ucap Derman

“Ketika terjadi adu argumen salah satu dari rombongan meminta pada ibu br sagala yaitu pak Ramces Simare mare memintakan bantu supaya permintaan kami itu di iyakan tapi dari salah seorang lagi mengatakan tidak bisa kalau ngak mau putar balik dengan arogannya memberikan jawaban, seketika suasana memanas lalu ketua rombongan naik pitam mendengar percakapan itu. Kami datang kesini mau ganti suasana kalau melihat pantai kami uda bosan tapi, di dekat tinggal tidak ada bukit bukit itu aja ibu, bapak.

Sambung Derman, semua punya aturan pemerintah pusat atau daerah terkhusus dinas parawisata dengan lamtangnya menjawab kami ini tidak punya pemerintah, lalu di jawab sama pak ketua biar pun kalian tidak bisa mengelola pantai ini tampa izin pemerintah daerah biar paham kau,”ucap pak ketua sembari yang mengatakan itu pergi begitu saja meninggalkan pintu masuk pantai sembari memanggil beberapa petugas suasana pun semakin memanas.pungkas ketua

Baca Juga:  Pengurus Anak Cabang Partuha Maujana Simalungun Kota Tebing Tinggi Resmi Dilantik oleh Walikota

Seorang petugas pantai batu hoda beach mengatakan kepada ketua rombongan kalau permintaan orang bapak makan bisa masuk tapi kalau pesan di luar tidak bisa lalu ketua langsung menjawab kalau gitu dari tadi tidak akan terjadi bapak itulah tapi contoh, tikar, sepiker, mejicom, atau minuman teh botol, tapi kalau makanan yang uda di masak di bawa dari rumah, pop mei, air mineral, jajanan bisa, mulai suasana lalu ketua rombongan berembuk sama anggota serikat dosroha dari hasil musawarah meminta sepiker tolong bisa masuk pak lalu di jawab tidak bisa tapi orang bapak bisa sewa sepiker kami itu aja, dengan penuh kekecewaan anggota pun biar lah kita masuk tidak usah disewa.”ucapnya

“Rombongan pun mencek lokasi yang uda di arahkan sama petugas tidak ada atap cuma di bawah pohon yang sekelilingnya uda di buatkan lantai, cukup kecewa dekan sama kamar mandi dan pembuangan sampah banyak lalat hijau tapi apalah daya kami. Acara kebaktian pun di mulai sampai perlombaan tampa penguat suara, sesudah siap kegiatan rombongan pun melanjutkan mandi mandi tapi sangat terkejut pantai yang di penuhi sampah seperti rumput rumput yang mengapung di bibir pantai dan beberapa peserta anggota rombongan pecahan kaca yang di dapati peserta rombongan. Di Tugu Patung yang ada tulisan batu hoda persis di bibir pantai berdirikan satu goni pupuk, saya menduga ketika pengunjung ketika di itulah tempatnya kaca yang di dapati dalam danau.”tutur pak Derman

Pak Ramces Simare mare (K.S) ketika di berenang agak lebih jauh kedalam danau yang ada pohon dan di bawah berbentuk seperti pondok tapi tidak ada atapnya disitu lah aku dapat jadi saya larang anggota kita mandi arah kesana dan di bawah ada juga besi runcing nancap di bawah pantai dan anak anak pun mengatakan banyak kaca di sana soalnya masih ada seperti bangunan itu masih ada kaca kaca diatas semen yang dihiasin,” tutur K.S

Ketua APPI DPC Sergai selaku ketua rombongan serikat dosroha meminta dinas pariwisata samosir supaya menutup tempat wisata batu hoda beach desa cinta dame kecamatan simanindo kabupaten samosir tidak layak mengelola sudah memenuhi standrat apapun pelayanan, petugas arogan, kebersihan, pasir berlumpur, banyak pecahan kaca, sampah di bibir pantai yang bersangkutan ketika ombak datang menyangkut di pasir, patut di pertanyakan anggaran pemasukan tiket wisatawan. Saya meminta Ketua DPC APPI Sergai Dinas Pariwisata Samosir, Bapeda Samosir, DPDR Samosir, Polres Samosir, patut diduga penyelewengan pendapatan tempat wisata batu hoda beach dan menutup tempat itu sebelum bayak korban sembari menutupnya.(tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
Aksi Damai Buruh di Bitung Berjalan Kondusif, Polres Bitung Kedepankan Pengamanan Humanis
Aipda Steven Rainold Derek, Polisi yang Mendekatkan Diri dengan Masyarakat melalui Media Sosial
Salah Seorang Personil Kantor Camat Aek Kuo Inisial S Berhasil Gagalkan Rencana Pemotongan THR Namun Berujung Ke Pemutasian
Giliran Victoria Chandra Bersinar, Juara Puteri Anak Sumut 2026 Siap ke Nasional
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M Salim Sebagai Kepling
Rombongan Dit Intelkam Polda Sumut Hadiri Pernikahan Briptu Samuel Deopin Saragih dan Efri Elsridayani Purba
VIRAL Sepatu Robek: Bantuan Cepat Sabam Rajagukguk Hadirkan Haru di Samosir
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:19 WIB

Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:46 WIB

Aksi Damai Buruh di Bitung Berjalan Kondusif, Polres Bitung Kedepankan Pengamanan Humanis

Senin, 4 Mei 2026 - 11:04 WIB

Aipda Steven Rainold Derek, Polisi yang Mendekatkan Diri dengan Masyarakat melalui Media Sosial

Senin, 4 Mei 2026 - 06:34 WIB

Salah Seorang Personil Kantor Camat Aek Kuo Inisial S Berhasil Gagalkan Rencana Pemotongan THR Namun Berujung Ke Pemutasian

Senin, 4 Mei 2026 - 00:33 WIB

Giliran Victoria Chandra Bersinar, Juara Puteri Anak Sumut 2026 Siap ke Nasional

Berita Terbaru