- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Good Koperasi Merah Putih Governance

 

Oleh : Patricia Herpayanti Rajagukguk,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

S.Tr.M.,MPSDM

 

Sebuah kebijakan publik, apalah kebijakan ekonomi tentu bertujuan untuk kemaslahatan bersama. Amanat UUD 1945 sangat tegas dan jelas mengatakan bahwa tujuan bernegara secara konstitusional sa;lah satunya adalah memajukan kesejahteraan umum melalui paket kebijakan publik yang telah didesain oleh pemerintah.

Saat ini salah satu program ekonomi rakyat yang sedang dirancang oleh Bapak Prabowo Subianto adalah Program Koperasi Merah Putih yang fokusnya di Desa. Tujuannya tentu membangun Indonesia dari desa agar warga desa sebagai basis penduduk yang paling banyak tinggal di negara ini persebarannya di desa dan ingin disejahterakan oleh presiden.

Tentu program ini sangat mulia dan sangat bagus jika dengan beberapa syarat, salah satunya tata kelolanya harus transparan dan akuntabilitasnya yang tinggi. Hanya dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan punya akuntabilitas yang tinggilah sebuah program dan paket kebijakan ekonomi bisa berjalan dengan baik.

Tugas maha mulia untuk mensejahterakan rakyat adalah hal yang harus kita sambut. Jangan pesimis dulu, optimisme harus dibangun demi sebuah masa depan. Tetapi kita perlu medukung, melakukan kontrol sosial agar tata kelolanya berjalan dengan baik dan penuh dengan keterbukaan. Tata kelola yang terbuka, bisa dikases publik maka koperasi merah putih akan bisa berjalan dengan bank.

Artinya Koperasi Merah Putih berbasis good governance dan good government adalah kata kunci untuk berhasil, sehingga wara desa ekonominya bisa meningkat dan siklus ekonomi di desa bisa beretumbuh dengan baik untuk akses lapangan kerja yang lebih luas.

Sebagaimana yang kiat ketahui bersama, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dibentuk untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa, mewujudkan kemandirian pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi, akselerator UMKM, dan pusat distribusi yang berlandaskan asas gotong royong dan kekeluargaan.

Baca Juga:  Garda Terdepan Keamanan Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Laksanakan Patroli Patok

Tujuan utama dari Koperasi Merah Putih mencakup beberapa fokus strategis berikut:

Pertama, Penguatan Ekonomi Desa: Menjadikan desa sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional dengan memberdayakan potensi lokal.

Kedua, Peningkatan Kesejahteraan: Menciptakan lapangan kerja baru, menekan kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM.

Ketiga, Kedaulatan Pangan dan Harga Stabil: Berperan sebagai pusat produksi dan distribusi untuk menekan inflasi, menjaga pasokan tetap stabil, memotong rantai pasok yang panjang, dan membatasi monopoli tengkulak, dan

Keempat, Inklusi Keuangan: Memudahkan akses permodalan masyarakat di pedesaan untuk mengembangkan usaha produktif.

Kita sangat berharap program ini jangan jadi ajang bancahan korupsi baru. Kita berharap program ini merupakan desain baru dan kebijakan yang memang sangat membantu masyarakat desa kita agar lebih sejahtera. Artinya, melalui koperasi merah putih sangat kita harapkan programnya berjalan dengan fokus pada ekonomi kerakyaratan dan ekonomi Pancasila sebagaimana yang dikemukakan oleh Prof. Mubyarto dulu.

Tujuan mulia koperasi merah putih mari kita sambut. Hanya saja dengan catatat, kalau koperasi merah putih ini ingin berhasil dengan baik apabila tata kelola berdasarkan “good koperasi merah putih governance” yang mengharuskan keterbukaan, profesional, akuntabiltas dan punya akses ke publik dalam hal laporan keuangnnya. Dengan demikian koperasi merah putih akan melahirkan “multiplier effect” yang sangat luar biasa bagi masyarakat desa, dan amant UUD 1945 bisa terujud dengan baik, memajukan kesejahteraan umum. Semoga!

Penulis adalah Dosen Administrasi Bisnis Fisip Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turut Berbelasungkawa, Panit 1 Binmas Polsek Tamalate Luangkan Waktu Melayat ke Rumah Warga.
PT.Smart Tbk Kebun Adipati Adakan Pencucian Paret Di Pasar III Perbatasan Kebun Masyarakat
Peduli Lingkungan PT.Smart Tbk Kebun Adipati Adakan Giat Pencucian Paret Sepanjang 2,1 KM Jalan Dusun I,Dusun II Desa Belungkut
Beberapa Petani Kebun Sawit Bantah Issue Adanya Kegiatan Cuci Paret di Areal Kebun Milik Warga Yang Berada Di Pasar III Perkebunan Adipati
Solidaritas Transportasi Online Sumut Siap Dukung Kepolisian Ciptakan Kondusifitas Dan Minimalisir Kejahatan
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Manager PT.Smart Tbk Kebun Adipati Sanggah Kalau Pihaknya Melarang Para Petani Seputaran Kebun Melintas
BANTAHAN YORI HARUN SOAL DUGAAN INTIMIDASI WARTAWAN, KRONOLOGI VERSI WARTAWAN JADI SOROTAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 04:08 WIB

Turut Berbelasungkawa, Panit 1 Binmas Polsek Tamalate Luangkan Waktu Melayat ke Rumah Warga.

Kamis, 10 September 2026 - 11:57 WIB

PT.Smart Tbk Kebun Adipati Adakan Pencucian Paret Di Pasar III Perbatasan Kebun Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 11:23 WIB

Peduli Lingkungan PT.Smart Tbk Kebun Adipati Adakan Giat Pencucian Paret Sepanjang 2,1 KM Jalan Dusun I,Dusun II Desa Belungkut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Beberapa Petani Kebun Sawit Bantah Issue Adanya Kegiatan Cuci Paret di Areal Kebun Milik Warga Yang Berada Di Pasar III Perkebunan Adipati

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Solidaritas Transportasi Online Sumut Siap Dukung Kepolisian Ciptakan Kondusifitas Dan Minimalisir Kejahatan

Berita Terbaru