Merasakan Derita Ganda: Banjir Menggenangi Medan, Kelangkaan BBM Malah Menimpa Bahkan Wilayah Tak Terdampak

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Spread the love

Merasakan Derita Ganda: Banjir Menggenangi Medan, Kelangkaan BBM Malah Menimpa Bahkan Wilayah Tak Terdampak

Warga Klambir Lima dan Tanjung Gusta Belum Dapat Bantuan, Anak-Anak Kelaparan Tanpa Tenda Pengungsian

MEDAN, 28 November 2025 / antara news.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penderitaan warga Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang yang terkena dampak banjir semakin bertambah berat. Setelah rumah-rumah terendam air, kini masyarakat harus menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, bahkan di wilayah yang tidak terkena banjir. Keadaan ini membuat perekonomian masyarakat yang sudah lumpuh semakin tertekan, sementara bantuan dari pemerintah masih belum tersentuh di beberapa daerah parah.

Keluhan tentang kelangkaan BBM disampaikan Ketua Umum LSM GEMPUR, Bagus Abdul Halim, SE, kepada awak media. Ia menegaskan kekhawatiran akan kondisi yang tidak masuk akal, di mana SPBU di wilayah terdampak banjir yang tutup atau tidak bisa melayani masih bisa dipahami, tetapi yang membuat heran adalah SPBU di wilayah yang aman juga tidak memiliki stok Pertalite.

“Jika memang wilayah terdampak banjir kemarin SPBU masih tutup atau pun tidak bisa melayani masyarakat dalam jual beli BBM bisa kita pahami, tetapi ini wilayah yang tidak terdampak malah ikut-ikutan tidak bisa melayani konsumen dalam menjual BBM jenis Pertalite, ada apa?” tegas Bagus.

Selain itu, Bagus juga menyoroti kelambatan Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang dalam menanggapi bencana banjir. Menurutnya, masih banyak daerah yang terendam air namun belum mendapatkan bantuan apapun. Khususnya di wilayah Klambir Lima dan Tanjung Gusta, warga mengaku terlantar tanpa makanan dan tempat tinggal sementara.

Baca Juga:  Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan "Pod Getar", Warga Desak Polisi Turun Tangan

Ibu Eti, salah satu warga Klambir Lima, mengungkapkan kesusahan yang dialaminya. “Sampai sekarang kami belum mendapatkan bantuan apapun, dari semalam kami belum makan, baru tadi siang la kami baru bisa beli nasi. Kasihan anak-anak kami, perhatian pemerintah juga belum ada masuk,” ujarnya dengan nada sedih.

Di kedua daerah tersebut, tidak terlihat satupun tenda pengungsian untuk warga yang rumahnya masih terendam banjir. Kondisi ini membuat warga terpaksa bertahan di tempat yang tidak layak, sementara kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan sangat sulit diperoleh.

Bagus berharap Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang segera bertindak cepat untuk mengayomi warga terdampak. Selain itu, ia juga menuntut agar masalah kelangkaan BBM segera diselesaikan, agar distribusi barang kebutuhan pokok tidak terhambat dan beban masyarakat bisa dikurangi.

“Harap pemerintah segera perduli dan menurunkan bantuan ke daerah-daerah yang paling parah terdampak banjir. Juga selesaikan masalah BBM ini, karena tanpa BBM, semua aktivitas akan terhenti dan penderitaan warga akan semakin bertambah,” pinta Bagus. ( HD)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan “Pod Getar”, Warga Desak Polisi Turun Tangan
DPD PKN Kota Medan Meminta Walikota Medan untuk mencopot Kadis Perkimcikataru
Skandal Oknum PPPK Paruh Waktu SDABMBK Kota Medan: Diduga Jadi “Tukang Kutip” dan Atur Paket Proyek, Rekanan Lini Bina Marga Menjerit!
Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM.Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
Ijin PBG kandang ayam petelur di Paluh Sibaji diduga palsu , uang 1,1 miliar raib .
Soal Dugaan Pelatihan Pilates Non Prosedural, Pihak Naya Pilates Angkat Bicara
Tokoh Pemuda Karo Pimpin DPD II Pemuda Karya Nasional Kota Medan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:33 WIB

Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan “Pod Getar”, Warga Desak Polisi Turun Tangan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:06 WIB

DPD PKN Kota Medan Meminta Walikota Medan untuk mencopot Kadis Perkimcikataru

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Skandal Oknum PPPK Paruh Waktu SDABMBK Kota Medan: Diduga Jadi “Tukang Kutip” dan Atur Paket Proyek, Rekanan Lini Bina Marga Menjerit!

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM.Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Berita Terbaru