Aktivis Lingkungan di Pangkalan Brandan Diduga Jadi Korban Penganiayaan

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Aktivis Lingkungan di Pangkalan Brandan Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Pangkalan Brandan / antara news.id

Seorang konten kreator sekaligus aktivis lingkungan bernama Jafar Siddiq diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang oknum tak dikenal (OTK) berinisial Nw alias Iw di kawasan Jalan Pasar Pipa, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, saat korban bersama warga dan beberapa kepala lingkungan sedang melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dengan melakukan pembersihan sampah di sekitar lokasi.

Dalam keterangannya, Jafar mengaku pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung menghampirinya.

“Tiba-tiba ada seorang pemuda yang tidak saya kenal datang naik kereta (sepeda motor). Ia bertanya, ‘Kamu yang dekat dengan masyarakat ya? Sudah jago ya kamu?’ Saya jawab, ‘Emang kenapa, ada masalah apa?’ Tak lama kemudian pelaku langsung memukul saya bertubi-tubi,” ungkap Jafar kepada wartawan, Senin (3/11/2025).

Aksi pemukulan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Beberapa orang kemudian melerai, termasuk kepala lingkungan setempat yang menjadi saksi di lokasi.

Baca Juga:  Kapolres Binjai Pimpin Serah Terima Jabatan Kabagren dan Tiga Kapolsek, Dorong Penegakan Kamtibmas yang Lebih Profesional

Akibat insiden itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan langsung menjalani perawatan di Puskesmas Jalan Sutomo Pangkalan Brandan, serta melakukan visum et repertum untuk keperluan penyelidikan.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/144/XI/2025/SPKT/Polsek Pangkalan Brandan/Polres Langkat/Polda Sumut, tertanggal 2 November 2025.

Tak hanya itu, pada Senin (3/11/2025) korban kembali menjalani pemeriksaan medis di salah satu klinik karena mengeluh nyeri hebat di sekitar rahang dan mengalami demam (meriang). Kuat dugaan, kondisi tersebut merupakan efek lanjutan dari pukulan yang diterima saat kejadian.

Menurut bidan yang memeriksa, Jafar diminta beristirahat total selama beberapa hari guna pemulihan kondisi, yang berdampak pada terhambatnya aktivitas korban untuk bekerja dan mencari nafkah.
Sementara itu, masyarakat sekitar mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Jafar. Mereka berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku yang terlibat.

“Kami berharap aparat segera menindaklanjuti laporan ini. Jangan biarkan aksi premanisme tumbuh di bumi Langkat yang bertuah ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.( Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan “Pod Getar”, Warga Desak Polisi Turun Tangan
DPD PKN Kota Medan Meminta Walikota Medan untuk mencopot Kadis Perkimcikataru
Skandal Oknum PPPK Paruh Waktu SDABMBK Kota Medan: Diduga Jadi “Tukang Kutip” dan Atur Paket Proyek, Rekanan Lini Bina Marga Menjerit!
Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM.Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
Ijin PBG kandang ayam petelur di Paluh Sibaji diduga palsu , uang 1,1 miliar raib .
Soal Dugaan Pelatihan Pilates Non Prosedural, Pihak Naya Pilates Angkat Bicara
Tokoh Pemuda Karo Pimpin DPD II Pemuda Karya Nasional Kota Medan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:33 WIB

Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan “Pod Getar”, Warga Desak Polisi Turun Tangan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:06 WIB

DPD PKN Kota Medan Meminta Walikota Medan untuk mencopot Kadis Perkimcikataru

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Skandal Oknum PPPK Paruh Waktu SDABMBK Kota Medan: Diduga Jadi “Tukang Kutip” dan Atur Paket Proyek, Rekanan Lini Bina Marga Menjerit!

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM.Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara

Berita Terbaru