Kejanggalan Kasus Penangkapan Oknum Wartawan R dan Dugaan Keterlibatan ER Sidabutar – Tuntutan Keadilan dan Transparansi!

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kejanggalan Kasus Penangkapan Oknum Wartawan R dan Dugaan Keterlibatan ER Sidabutar – Tuntutan Keadilan dan Transparansi!

Riau / antara news.id

Publik dihebohkan dengan pelepasan ER Sidabutar, oknum yang mengaku jurnalis, terkait penangkapan oknum wartawan R yang positif menggunakan sabu. Kejadian ini bukan hanya menimbulkan kecurigaan, tetapi juga memicu kemarahan di kalangan jurnalis dan masyarakat luas atas dugaan ketidakadilan dan upaya penghalangan proses hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi yang dirangkum tim investigasi jurnalistik menunjukkan sejumlah kejanggalan yang sangat mencurigakan. Fakta-fakta yang terungkap menunjukkan bahwa penangkapan oknum wartawan R terjadi di kediaman ER Sidabutar. Bukti percakapan melalui telepon dan WhatsApp antara R dan ER Sidabutar terkait sabu tersebut sangat jelas dan tak terbantahkan. Hal ini menunjukkan keterlibatan langsung ER Sidabutar dalam kasus tersebut.

Namun, yang mengejutkan, ER Sidabutar justru dilepaskan tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Keterangan oknum R mengenai keterlibatan ER Sidabutar dalam kepemilikan dan penggunaan sabu tersebut diabaikan dan tidak tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa terdapat upaya untuk melindungi ER Sidabutar dan mengaburkan fakta sebenarnya.

Ketidakadilan yang terang-terangan ini tidak dapat dibiarkan! Pelepasan ER Sidabutar tanpa proses hukum yang adil dan transparan menunjukkan adanya potensi penyimpangan prosedur dan bahkan dugaan rekayasa kasus. Penangkapan oknum wartawan R terkesan sebagai upaya pengalihan isu dan pengkambinghitaman untuk melindungi ER Sidabutar.

Baca Juga:  Ketua A-PPI Sumut angkat bicara perihal Petugas sekuriti Islamic Center main hakim sendiri 

Oleh karena itu, kami menuntut:

1. Direktur Narkoba Polda Riau untuk membuka kembali kasus penangkapan oknum wartawan R. Investigasi harus dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan objektif, tanpa pandang bulu. Bukti-bukti yang ada, termasuk percakapan telepon dan WhatsApp antara R dan ER Sidabutar, harus diteliti secara seksama dan diproses secara hukum. Jika terbukti adanya keterlibatan ER Sidabutar, maka yang bersangkutan harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kegagalan melakukan hal ini akan semakin memperkuat opini publik bahwa penangkapan oknum wartawan R hanyalah rekayasa dan upaya untuk menutupi kejahatan yang lebih besar.
2. Kapolda Riau Irjen Heri Hariyawan untuk segera memonitor dan menindaklanjuti kasus ini. Dugaan keterlibatan oknum polisi dalam melindungi ER Sidabutar harus diusut tuntas. Transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum harus diutamakan untuk mengembalikan kepercayaan publik. Bukti foto yang menunjukkan ER Sidabutar sedang menggunakan sabu harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam proses penyelidikan.

Kejadian ini telah mencoreng citra kepolisian dan menimbulkan kerugian besar bagi kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia. Kami mendesak pihak berwenang untuk bertindak tegas dan adil dalam menyelesaikan kasus ini. Keadilan harus ditegakkan, dan keadilan harus terlihat! Ketidakadilan yang terjadi ini tidak hanya merugikan oknum wartawan R, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Tindakan tegas dan transparan sangat diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik.m

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PARKIR DIDUGA MELUBER KE BADAN JALAN, KANTOR IMIGRASI KELAS II DISOROT! KAPOLDA SULUT DAN KAPOLRES BITUNG DIMINTA TURUN TANGAN, JANGAN ADA PEMBIARAN!
Kanopan Ulu Estate Kumpulkan 65 Kantong Darah, Antusiasme Karyawan dan Masyarakat Kian Meningkat
Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif
Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Bitung Hadir di Kecamatan Aertembaga
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata
Staff PT.Smart Tbk Kebun Padang Halaban Gelar Jumat Berkah, Salurkan 43 Paket Sembako Ke Kaum Dhuafa
Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama.
Jabat Dirkrimsus Polda Babel, DPW PW FRN Sumut Ucapkan Selamat Pada Kombes Pol. Dwi Agung Setiyono
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:23 WIB

PARKIR DIDUGA MELUBER KE BADAN JALAN, KANTOR IMIGRASI KELAS II DISOROT! KAPOLDA SULUT DAN KAPOLRES BITUNG DIMINTA TURUN TANGAN, JANGAN ADA PEMBIARAN!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Kanopan Ulu Estate Kumpulkan 65 Kantong Darah, Antusiasme Karyawan dan Masyarakat Kian Meningkat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:06 WIB

Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif

Senin, 21 September 2026 - 09:37 WIB

Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Bitung Hadir di Kecamatan Aertembaga

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

Berita Terbaru