Skandal BSI Cabang S. Parman: Nasabah Dituduh Berbohong, Bukti Pelunasan Dipalsukan?

- Penulis

Senin, 28 April 2025 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Skandal BSI Cabang S. Parman: Nasabah Dituduh Berbohong, Bukti Pelunasan Dipalsukan?

Medan / antara news.id

Suasana mencekam mewarnai Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang S. Parman, Medan, Jumat (25/04/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratna Simanjuntak, seorang nasabah, terlibat adu mulut sengit dengan Manajer Marketing, Desmarina,  terkait dugaan kelalaian dan pemalsuan dokumen.

Pertikaian ini bukan sekadar cekcok biasa, melainkan  mengungkap  potensi pelanggaran serius dan praktik bisnis yang meragukan.

Ratna mempertanyakan  keberadaan akta perjanjian kredit dan kejanggalan dalam rekening koran, termasuk proses roya Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diklaim BSI telah diurus di BPN Medan.

Desmarina, dengan arogan, menyatakan Ratna bukan lagi nasabah aktif dan semua urusan telah selesai.  Klaim ini langsung dibantah Ratna. Ia  menuntut transparansi dan bukti fisik atas klaim BSI.

Lebih mengejutkan lagi, bukti pelunasan yang diterima Ratna tertanggal 14 April 2024, sementara tagihan tetap berjalan hingga 2025!  Ini jelas indikasi pemalsuan dokumen.

Baca Juga:  Wirit Akbar Diduga Di Jadikan Kampanye Akbar Oleh Istri AYS Sri Pepeni

Konflik semakin memanas ketika Ratna mempertanyakan potongan dana cadangan yang tidak jelas.  BSI  malah saling lempar tanggung jawab antara Manajer Marketing dan Manajer Operasional, Eka.  Sikap ini  menunjukkan  ketidakprofesionalan dan  mencederai  visi BSI sebagai “Top 10 Global Islamic Bank.”  Ironisnya,  pengecekan langsung ke BPN Medan membuktikan  BSI berbohong.  Tidak ada  proses roya atas nama Ratna!

Kejanggalan demi kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan serius:

– Apakah BSI sengaja mengulur waktu dan mempersulit proses roya?

– Adakah upaya sistematis untuk menyembunyikan  kejanggalan dalam rekening nasabah?

– Benarkah bukti pelunasan dipalsukan?  Apa motif di baliknya?

– Apakah  praktik saling lempar tanggung jawab ini merupakan modus operandi BSI Cabang S. Parman?

Kasus ini bukan hanya masalah pribadi Ratna, melainkan  mengungkap  potensi  masalah sistemik di BSI Cabang S. Parman.  Otoritas terkait  harus segera turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada pelanggaran.

Kepercayaan publik terhadap BSI  terancam  jika kasus ini dibiarkan begitu saja.  Publik menuntut  keadilan dan transparansi dari BSI!(Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PARKIR DIDUGA MELUBER KE BADAN JALAN, KANTOR IMIGRASI KELAS II DISOROT! KAPOLDA SULUT DAN KAPOLRES BITUNG DIMINTA TURUN TANGAN, JANGAN ADA PEMBIARAN!
Kanopan Ulu Estate Kumpulkan 65 Kantong Darah, Antusiasme Karyawan dan Masyarakat Kian Meningkat
Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif
Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Bitung Hadir di Kecamatan Aertembaga
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata
Staff PT.Smart Tbk Kebun Padang Halaban Gelar Jumat Berkah, Salurkan 43 Paket Sembako Ke Kaum Dhuafa
Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama.
Jabat Dirkrimsus Polda Babel, DPW PW FRN Sumut Ucapkan Selamat Pada Kombes Pol. Dwi Agung Setiyono
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:23 WIB

PARKIR DIDUGA MELUBER KE BADAN JALAN, KANTOR IMIGRASI KELAS II DISOROT! KAPOLDA SULUT DAN KAPOLRES BITUNG DIMINTA TURUN TANGAN, JANGAN ADA PEMBIARAN!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Kanopan Ulu Estate Kumpulkan 65 Kantong Darah, Antusiasme Karyawan dan Masyarakat Kian Meningkat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:06 WIB

Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif

Senin, 21 September 2026 - 09:37 WIB

Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Bitung Hadir di Kecamatan Aertembaga

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

Berita Terbaru