PTPN 1 Regional 1 gagalkan konstatering ilegal di areal HGU 113/ Sidodadi, diduga ada permainan mafia tanah .

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PTPN 1 Regional 1 gagalkan konstatering ilegal di areal HGU 113/ Sidodadi, diduga ada permainan mafia tanah .

Tanjung Morawa, 13 Oktober 2025 / antara news.id

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Perkebunan Nusantara I Regional 1 (PTPN I Reg. 1) dengan berani menggagalkan upaya pelaksanaan konstatering (pencocokan objek eksekusi) yang jelas-jelas ilegal di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) aktif Nomor 113/Sidodadi. Aksi ini berlangsung dramatis di Jalan Batang Kuis–Pantai Labu Pasar II, Dusun VI, Desa Sidodadi, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (13/10/2025).

Upaya konstatering ini diajukan oleh ahli waris almarhum Edy Priyatno–Asliawati,dkk sebagai pemohon eksekusi terhadap Sunaryo alias Kelit, dkk, berlandaskan putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor 455/Pdt.G/2024/PN.LBP tertanggal 12 Desember 2024. Objek perkara yang diklaim seluas 16.500 meter persegi itu ternyata berada dalam wilayah HGU aktif milik PTPN I Regional 1, yang ironisnya tidak pernah ditarik sebagai pihak dalam perkara tersebut.

Kepala Bagian Hukum PTPN I Regional 1, Edi Ginting, melalui Kuasa Hukum Regional 1 Julisman, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya meminta Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dan aparat keamanan dari Polres Deli Serdang untuk segera menghentikan dan menunda pelaksanaan konstatering yang sarat kejanggalan ini.

Baca Juga:  Lambatnya Penegakan Hukum, Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Bebas Berkeliaran!

“Kami menduga kuat ada keterlibatan mafia tanah yang bermain dalam perkara ini! Aset ini adalah HGU aktif milik PTPN I Regional 1, dan kami tidak akan tinggal diam!” seru Julisman di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Julisman mengumumkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melancarkan upaya hukum perlawanan (verzet) ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Selain itu, pihaknya juga akan melaporkan dugaan tindak pidana penguasaan aset negara secara ilegal kepada aparat penegak hukum.

“Kami akan mengambil langkah hukum yang tegas dan tanpa kompromi untuk melindungi aset negara yang dikelola oleh PTPN I Regional 1. Tidak ada ruang bagi para perampok tanah!” tegas Julisman.

Julisman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dan Polres Deli Serdang atas respons cepat dan keputusan bijaksana dalam menunda pelaksanaan konstatering yang berpotensi menimbulkan kerugian negara ini.

Solidaritas dan ketegasan PTPN I Regional 1 dalam menjaga aset negara patut diacungi jempol. Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa praktik mafia tanah masih merajalela dan menjadi ancaman serius bagi keamanan investasi dan pembangunan di Sumatera Utara. ( Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik
Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
JFC Season 2: Indonesia vs Malaysia Akan Memperebutkan Sabuk Bapak Gubernur Sumut, Hadirilah dan Dukung Bareng!
DPW A-PPI Sumut sambut lebaran, gelar acara buka puasa bersama dan bagikan parcel untuk anggota .
BEM Nusantara Sumut Dukung Kepolisian Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Kontras
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:20 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Sabtu, 4 April 2026 - 09:28 WIB

Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan

Jumat, 3 April 2026 - 06:33 WIB

DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .

Selasa, 24 Maret 2026 - 03:20 WIB

JFC Season 2: Indonesia vs Malaysia Akan Memperebutkan Sabuk Bapak Gubernur Sumut, Hadirilah dan Dukung Bareng!

Berita Terbaru