Dinas Koperasi Langkat Kembali Diguncang Isu Pungli, Kabid UMKM Diduga Terlibat

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Spread the love

Dinas Koperasi Langkat Kembali Diguncang Isu Pungli, Kabid UMKM Diduga Terlibat

 

Langkat , Sumut / antara news.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oplus_16908288

Dinas Koperasi Kabupaten Langkat kembali menjadi sorotan setelah seorang Kepala Bidang (Kabid) UMKM diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) terhadap penerima bantuan dari Kementerian Koperasi (Kemenkop). Dugaan ini mencuat dan menambah daftar panjang permasalahan yang mendera instansi tersebut.

Menurut sumber anonim, Kabid UMKM berinisial RN Vera, S.Sos, diduga kuat telah melakukan pungli sejak tahun 2024 hingga 2025. Pungutan ini menyasar para penerima bantuan berupa freezer, mesin doorsmer, gilingan bakso, dan berbagai fasilitas lainnya yang seharusnya diberikan secara cuma-cuma.

“Kami diminta uang melalui Ibu Annisa, staf honorer, sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta. Bahkan, untuk bantuan bulan Agustus ini pun kami sudah dikutip, padahal barangnya masih di gudang,” ungkap sumber tersebut dengan nada geram.

Annisa, staf honorer yang disebut-sebut sebagai perantara pungli, saat dikonfirmasi oleh awak media membenarkan adanya praktik haram tersebut. Ia mengaku bahwa tindakan ini dilakukan atas perintah atasannya, Kabid UMKM. “Kami mana berani mengambil uang dari masyarakat kalau tidak ada perintah,” ujarnya. Lebih lanjut, Annisa juga menyebutkan bahwa praktik ini diketahui oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat.

Praktik pungli ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Pelaku pungli dapat dijerat dengan Pasal 12 ayat (1) UU Tipikor, sementara penerima gratifikasi dapat diancam dengan Pasal 12B ayat (1) UU Tipikor, yang keduanya mengatur pidana penjara dan denda bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang melakukan atau menerima hal tersebut.

Baca Juga:  Aqua Bike Championship 2024, Helikopter Basarnas di Kerahkan ke Danau Toba

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat, Rijal, terkesan menghindar dan melempar tanggung jawab. Melalui pesan WhatsApp, ia menyatakan, “Saya laksanakan sesuai dengan tugas dan kewenangan yang saya emban. Saya sarankan Abang konfirmasi langsung ke Ibu Kabidnya.” Kamis , 14/08/2025

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai tugas dan tanggung jawab seorang Kepala Dinas, Rijal berdalih, “Menurut saya, tidak setiap kesalahan oknum bawahan diketahui atasan. Kalau tahu, berarti atasannya merestui kesalahan tersebut. Atasan jika belakangan tahu ada oknum bawahan berbuat salah dari bukti-bukti yang dia ketahui kevalidannya, maka harus diambil tindakan.” Dari keterangannya, Rijal seakan ingin lepas tangan dan membiarkan Kabid UMKM bertanggung jawab sendirian atas perbuatannya.

Dengan mencuatnya kasus ini, masyarakat mendesak aparat penegak hukum, khususnya Unit Tipikor dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Langkat, untuk segera bertindak. Oknum Kepala Dinas dan Kabid UMKM Dinas Koperasi Kabupaten Langkat harus segera dipanggil dan diperiksa untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi citra pemerintahan Kabupaten Langkat serta menambah daftar panjang dugaan kasus korupsi di Kabupaten Langkat .

Diharapkan Aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas untuk memberantas praktek korupsi yang merugikan masyarakat .( HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Estafet Terbongkar! 928 Gram Sabu Gagal Terbang dari Kualanamu ke Jakarta
Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama.
Jabat Dirkrimsus Polda Babel, DPW PW FRN Sumut Ucapkan Selamat Pada Kombes Pol. Dwi Agung Setiyono
403 Kasus Narkoba Dibongkar, Polresta Deli Serdang Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pengedar
Garda Kamtibmas Sumut Ucapkan Terima Kasih kepada Kombes Pol. Nanang Masbudhi Atas Pengabdian Sebagai Irwasda Polda Sumut (Toba 3)
Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar Menggelegar, Karang Taruna Tampil di Garda Terdepan Sukseskan HUT RI ke-81
Dugaan Catut Nama Penyidik Narkoba Rp200 Juta, DPW A-PPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara
Pesan KH Akhmad Khambali di Momen Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Kolaborasi Antara Ulama, Umaro, Polri Dan Umat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 00:51 WIB

Modus Estafet Terbongkar! 928 Gram Sabu Gagal Terbang dari Kualanamu ke Jakarta

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama.

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Jabat Dirkrimsus Polda Babel, DPW PW FRN Sumut Ucapkan Selamat Pada Kombes Pol. Dwi Agung Setiyono

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

403 Kasus Narkoba Dibongkar, Polresta Deli Serdang Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pengedar

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Garda Kamtibmas Sumut Ucapkan Terima Kasih kepada Kombes Pol. Nanang Masbudhi Atas Pengabdian Sebagai Irwasda Polda Sumut (Toba 3)

Berita Terbaru