Bank Syariah Indonesia Diduga Hilangkan Dana Nasabah, Ancam Jalur Hukum

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Bank Syariah Indonesia diduga Hilangkan Dana Nasabah, Ancam Jalur Hukum

Medan / antara news id

Ratna Simanjuntak, nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) cabang Medan Jalan S. Parman, geram. Dana di rekeningnya raib tanpa jejak, dan pihak BSI dinilai lamban memberikan solusi. Kekecewaan Ratna memuncak setelah berulang kali mendatangi kantor cabang tanpa hasil. Ia mengancam akan menempuh jalur hukum jika dana tersebut tak segera dikembalikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah bolak-balik ke BSI, tapi dana saya belum juga dikembalikan. Ini sudah keterlaluan! Saya akan melaporkan ini ke jalur hukum jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat,” tegas Ratna kepada wartawan, Kamis (1/5/2025).

Permasalahan ini bermula dari dugaan kejanggalan dalam rekening koran Ratna, termasuk potongan dana cadangan yang tidak jelas dan statusnya yang dinyatakan bukan lagi nasabah aktif oleh pihak BSI, meskipun ia merasa masih memiliki kewajiban yang belum terselesaikan. Perselisihan dengan pihak BSI, khususnya Manager Marketing Desmarina, bahkan sempat memanas pada Jumat (25/4/2025), dengan perdebatan sengit mengenai dokumen akta perjanjian kredit dan proses pengurusan Roya Sertifikat Hak Milik (SHM).

Baca Juga:  Pasca Debat Pilkada Taput, Aktivis Sosial dan Jurnalis Maha Rajagukguk Harapkan Semua Jaga Kondusivita

Pihak BSI menyatakan bahwa urusan pembiayaan Ratna telah selesai dan menyarankan Ratna mengurus roya secara mandiri. Namun, Ratna membantah klaim tersebut dan mendatangi Kantor BPN Kota Medan untuk memastikan kebenarannya. Hasilnya mengejutkan: tidak ditemukan data pengurusan roya atas nama Ratna di BPN.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan pelayanan BSI, yang kontras dengan visi dan misi mereka sebagai bank syariah terkemuka yang mengedepankan nilai-nilai kepercayaan dan kepuasan nasabah. Kasus ini menjadi sorotan tajam, menguji komitmen BSI sebagai “Sahabat Finansial, Sahabat Spiritual, dan Sahabat Sosial”. Publik menantikan respon resmi dan solusi konkret dari pihak BSI atas permasalahan yang dialami Ratna Simanjuntak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PARKIR DIDUGA MELUBER KE BADAN JALAN, KANTOR IMIGRASI KELAS II DISOROT! KAPOLDA SULUT DAN KAPOLRES BITUNG DIMINTA TURUN TANGAN, JANGAN ADA PEMBIARAN!
Kanopan Ulu Estate Kumpulkan 65 Kantong Darah, Antusiasme Karyawan dan Masyarakat Kian Meningkat
Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif
Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Bitung Hadir di Kecamatan Aertembaga
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata
Staff PT.Smart Tbk Kebun Padang Halaban Gelar Jumat Berkah, Salurkan 43 Paket Sembako Ke Kaum Dhuafa
Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama.
Jabat Dirkrimsus Polda Babel, DPW PW FRN Sumut Ucapkan Selamat Pada Kombes Pol. Dwi Agung Setiyono
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:23 WIB

PARKIR DIDUGA MELUBER KE BADAN JALAN, KANTOR IMIGRASI KELAS II DISOROT! KAPOLDA SULUT DAN KAPOLRES BITUNG DIMINTA TURUN TANGAN, JANGAN ADA PEMBIARAN!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Kanopan Ulu Estate Kumpulkan 65 Kantong Darah, Antusiasme Karyawan dan Masyarakat Kian Meningkat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:06 WIB

Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif

Senin, 21 September 2026 - 09:37 WIB

Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Bitung Hadir di Kecamatan Aertembaga

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

Berita Terbaru