Pelatihan Instruktur Madya DPD IMM Sumut Cetak Pemimpin Masa Depan

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Pelatihan Instruktur Madya DPD IMM Sumut Cetak Pemimpin Masa Depan

 

Medan / antara news.id 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana khidmat menyelimuti Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sumatera Utara, Jalan Kenanga Raya Medan. Di tempat ini, sejak 22 hingga 27 Juni 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara menggelar agenda penting. Agenda tersebut adalah Pelatihan Instruktur Madya (PIM) yang mengusung tema mendalam: “Instruktur Sebagai Inkubator Perkaderan Humanistik”.

Pelatihan Instruktur Madya DPD IMM Sumut ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah ruang penempaan jiwa. Kegiatan wajib ini menjadi program prioritas organisasi untuk menghasilkan instruktur tangguh. Nantinya, merekalah yang memegang tanggung jawab besar dalam mengelola serta mengembangkan sistem perkaderan IMM di tingkat cabang maupun daerah.

Memilih Jalan Sunyi yang Penuh Pengabdian

“Sebelas orang ini mungkin bukan jumlah yang besar, tetapi begitulah instruktur. Instruktur adalah jalan yang sunyi, jalan yang memang tidak semua orang mampu melewatinya,” ujar Ketua Panitia, Muhammad Fahri, dengan nada penuh keharuan.

Fakta di lapangan mencatat ada dinamika jumlah peserta dalam laporan pelaksanaan. Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede, menyebutkan ada 13 orang kader terpilih yang datang dari berbagai daerah, seperti Jambi dan DKI Jakarta, serta enam peserta dari Sumatera Utara sendiri. Sementara itu, Muhammad Fahri mencatat 11 peserta yang bertahan fokus mengikuti proses. Namun, sedikitnya jumlah peserta ini justru memancarkan emosi perjuangan yang kuat.

Menjadi instruktur berarti belajar mengikis keegoisan. Mereka harus menguasai cara memanajemen diri sendiri sebelum akhirnya ditugaskan untuk memanajemen orang lain. Tugas ini sangat berat karena mereka memikul tanggung jawab moral dalam membina, mengarahkan, dan menjadi teladan utuh bagi para kader di tingkat dasar maupun madya.

Fokus pada Nilai Islam, Intelektual, dan Kemanusiaan

Rahmat Taufiq Pardede, yang saat itu didampingi oleh perwakilan DPD IMM Jawa Barat (Muhammad Thariq As Sulaimany, Azril Perliyansyah) dan Zirul Habibi dari DPD IMM Jambi, menegaskan arah gerakan organisasi. Orientasi perkaderan di dalam IMM sama sekali bukan pada pembinaan fisik. Fokus utama mereka adalah penguatan nilai-nilai keislaman, intelektualitas, dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Ketua PW IPPNU Sumut berikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam promosi Judi Online

Melalui Pelatihan Instruktur Madya DPD IMM Sumut ini, para peserta diajak masuk ke dalam forum diskusi dan kajian materi bersama para pakar. Salah satu narasumber yang dijadwalkan hadir adalah Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Akrim. Di sinilah kemampuan memanusia-kan manusia diasah secara mendalam agar IMM benar-benar menjadi laboratorium pengalaman yang bermakna bagi setiap kader.

Perkembangan Positif IMM di Sumatera Utara

Kerja keras seluruh kader ini membuahkan hasil nyata yang patut disyukuri. Perkembangan IMM di Sumatera Utara terus menunjukkan tren yang sangat positif. Jika pada tahun 2024 yang lalu IMM Sumut hanya memiliki 10 cabang, kini jumlahnya telah bertambah menjadi 13 cabang.

Tiga cabang baru yang berhasil dibentuk pada periode ini berada di daerah Padang Lawas-Padang Lawas Utara, Nias, dan Batu Bara. Dengan perluasan ini, jumlah kader IMM di Sumatera Utara kini telah mencapai ribuan orang. Pergerakan mereka pun kian meluas, tidak hanya di kampus Muhammadiyah seperti UMSU, tetapi juga menyebar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Kota Medan, termasuk Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), dan Universitas Negeri Medan (Unimed).

Menjawab Tantangan Zaman Lewas Transformasi Digital

Tantangan bagi mahasiswa di masa sekarang diakui semakin kompleks. Mahasiswa dituntut untuk tetap berpihak kepada rakyat dan kritis terhadap persoalan bangsa, namun wajib menyampaikannya dengan cara yang santun dan beradab. Hal ini sesuai dengan semboyan abadi IMM: Anggun dalam moral, unggul dalam intelektual.

Selain tantangan moral, dunia perkaderan saat ini juga harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Muhammad Fahri menjelaskan bahwa Pelatihan Instruktur Madya saat ini sudah berbasis digital. Digitalisasi ini dipandang sebagai peluang besar bagi IMM untuk memperkuat sistem pembinaan yang lebih efektif, relevan, dan berdampak luas.

Fahri mengibaratkan para peserta yang ikut serta seperti satu tim sepak bola yang terdiri dari 11 pemain. Walau jumlahnya terbatas, kekompakan mereka diharapkan menjadi kekuatan utuh untuk mencapai tujuan bersama. Seluruh peserta diharapkan tidak hanya menghafal teori di dalam kelas, melainkan mampu mempraktikkan ilmu tersebut secara nyata demi membawa manfaat bagi masyarakat luas melalui dakwah Islam yang berkemajuan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka
Dalam Rangka Memperingati HUT RI Yang Ke 81,UPT Pendidikan Kecamatan Aek Kuo Gelar Pekan Olahraga Tingkat Sekolah .
Diduga Akibat Kegiatan Tablik Akbar  Kepsek SDN 117866 Pernantian Meliburkan Seluruh Kegiatan Belajar Mengajar
Komandan Garda Kamtibmas Indonesia Provinsi Sumatera Utara Memberikan SK Kepengurusan Garda Kamtibmas Indonesia Kab. Simalungun
Papan Identitas Proyek Drainase Rp1 Miliar di Deli Serdang Dinilai Belum Lengkap dan Belum Penuhi Standar SOP Transparansi
Akibat Warga Desa Aek Korsik Kembali Lakukan Aksi Blokade Jalan,Kegiatan Pemerimaan TBS Luar Tak Kunjung Kembali Normal
Diam Seribu Bahasa! SDAMBK Deli Serdang Bungkam Disoal Pemenang Proyek, Diduga Lindungi Pemborong Nakal
Kegiatan Sosperda Robi Barus S.E M.A.P Dihadiri Warga dengan Antusias
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Dalam Rangka Memperingati HUT RI Yang Ke 81,UPT Pendidikan Kecamatan Aek Kuo Gelar Pekan Olahraga Tingkat Sekolah .

Senin, 27 Juli 2026 - 10:05 WIB

Diduga Akibat Kegiatan Tablik Akbar  Kepsek SDN 117866 Pernantian Meliburkan Seluruh Kegiatan Belajar Mengajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:31 WIB

Komandan Garda Kamtibmas Indonesia Provinsi Sumatera Utara Memberikan SK Kepengurusan Garda Kamtibmas Indonesia Kab. Simalungun

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Papan Identitas Proyek Drainase Rp1 Miliar di Deli Serdang Dinilai Belum Lengkap dan Belum Penuhi Standar SOP Transparansi

Berita Terbaru