Kapolres Pelabuhan Belawan Paparkan Ratusan Kasus Kriminal,Praktisi Hukum:”Jangan Hanya Bangga Angka Pengungkapan”

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kapolres Pelabuhan Belawan Paparkan Ratusan Kasus Kriminal,Praktisi Hukum:”Jangan Hanya Bangga Angka Pengungkapan”

Medan / antara news.id

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., C.P.H.R., memaparkan data statistik kriminalitas di wilayah hukumnya. Dalam paparan tersebut, tercatat sebanyak 211 kasus kejahatan jalanan berhasil dicatat dan ditangani selama periode Januari hingga April 2026.

Dari total kasus tersebut, jenis kejahatan yang mendominasi adalah pencurian dengan pemberatan yang mencapai angka 77 kasus. Selain itu, terdapat pula kasus pencurian dengan kekerasan sebanyak 16 kasus.

“Kami mencatat pergerakan kasus yang cukup fluktuatif. Pada Januari ada 27 kasus, Februari 20 kasus, Maret 10 kasus, dan April kembali naik menjadi 20 kasus. Ini menjadi perhatian utama kami dalam pengamanan,” ujar AKBP Rosef Efendi kepada awak media, Sabtu (25/04/2026).

Tidak hanya kejahatan konvensional, Polres Pelabuhan Belawan juga gencar menindak kasus Transnational Crime atau kejahatan lintas negara. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menahan sebanyak 30 orang tersangka.

“Dari jumlah tersebut, 11 orang sudah melalui proses persidangan hingga putusan pengadilan. Kami juga mengapresiasi bantuan dari rekan-rekan di Pomal yang telah menyerahkan 5 orang tersangka untuk diproses hukum,” jelasnya.

Saat ini, tercatat 3 orang tersangka masih dalam proses hukum di kepolisian, sementara 2 orang lainnya sudah dilimpahkan ke tahap kejaksaan.

Dalam bidang pemberantasan narkoba, AKBP Rosef Efendi menegaskan komitmennya untuk terus menekan peredaran barang haram tersebut. Data menunjukkan, selama empat bulan terakhir, polisi berhasil mengungkap 199 kasus dengan 116 tersangka.

Rinciannya, sebanyak 79 kasus menjerat para pengedar narkoba yang kini masih dalam proses penahanan dan pemberkasan. Sedangkan untuk 30 kasus lainnya menjerat pengguna, yang mana penanganannya disesuaikan dengan aturan yang berlaku, yakni mengedepankan aspek rehabilitasi.

Baca Juga:  Satu Dekade Kepemimpinan Jokowi, Polri Bentuk Ditressiber di 8 Polda 

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media yang selalu mendukung dan membantu menyampaikan informasi kepada publik. Keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Belawan tetap menjadi prioritas utama kami,” tegas Kapolres.

Kritik Praktisi Hukum: “Jangan Hanya Bangga Angka Pengungkapan”

Menanggapi kondisi ini, praktisi hukum sekaligus Direktur LBH Cakra Keadilan dan Founder Hasta Law Office, Helmax Alex Tampubolon SH,MH, angkat bicara.

Menurutnya, aparat penegak hukum tidak boleh hanya berfokus pada jumlah pengungkapan kasus, tetapi juga harus memastikan adanya efek jera dan pencegahan jangka panjang.

“Kita mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus. Namun jangan sampai penegakan hukum hanya berhenti pada statistik. Yang dibutuhkan masyarakat adalah rasa aman yang nyata, bukan sekadar angka,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui akun WhatsApp nya

Ia juga menyoroti tingginya kasus narkoba yang dinilai sebagai indikator bahwa peredaran masih belum terkendali.
“Kalau pengedar terus bertambah, artinya ada sistem yang belum terputus. Penanganan harus menyasar jaringan besar, bukan hanya pelaku di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong adanya penguatan langkah preventif, termasuk pengawasan wilayah rawan dan sinergi lintas sektor.
Antara Statistik dan Rasa Aman
“Rilis data memang penting, tapi yang lebih penting adalah rasa aman masyarakat di lapangan.Selama pencurian masih marak dan narkoba masih mudah beredar, maka keberhasilan pengungkapan belum sepenuhnya menjawab keresahan publik,”tegas Alex

“Belawan hari ini membutuhkan lebih dari sekadar penindakan:
pencegahan yang konsisten
pengawasan yang ketat
serta pembongkaran jaringan hingga ke akar
Jika tidak, angka demi angka hanya akan menjadi laporan rutin—tanpa perubahan nyata bagi masyarakat,”tutupnya mengakhiri

(Pahutar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawa 9,36 Gram Sabu, BS Tak Berkutik Saat Diciduk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
Upacara penyambutan personel satgas Pamtas RI — PNG Batalyon Parako 463 
Miliki Sabu dan Coba Kabur, Seorang Pria Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan Polsek Pagar Merbau
Ketua DPW FRN Roy Nst Bersama Sekjen DPW APPI SUMUT Silahturahmi Letkol Arh. Ronald Ginomgom Simatupang Arhanud 11/WBY.
Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.
Poldasu Siap Kawal Pendistribusian BBM, Setidaknya 786 Personel Poldasu Dikerahkan Amankan Distribusi BBM
Miliki Sabu, Pria Di Tanjung Morawa Diamankan Sat Resnarkoba
Sinergi dan respon cepat  , DPW A-PPI Sumut Apresiasi kinerja Kanit Reskrim Medan Area .
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Bawa 9,36 Gram Sabu, BS Tak Berkutik Saat Diciduk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Senin, 20 Juli 2026 - 01:29 WIB

Upacara penyambutan personel satgas Pamtas RI — PNG Batalyon Parako 463 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:06 WIB

Miliki Sabu dan Coba Kabur, Seorang Pria Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan Polsek Pagar Merbau

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:56 WIB

Ketua DPW FRN Roy Nst Bersama Sekjen DPW APPI SUMUT Silahturahmi Letkol Arh. Ronald Ginomgom Simatupang Arhanud 11/WBY.

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:18 WIB

Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.

Berita Terbaru