Warga Tanjung Selamat geram ! Warnet dekat pajak melati diduga jadi sarang jual beli chip Higgs Domino , Kepolisian Medan Tuntungan di minta bertindak tegas.

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Spread the love

Warga Tanjung Selamat geram ! Warnet dekat pajak melati diduga jadi sarang jual beli chip Higgs Domino , Kepolisian Medan Tuntungan di minta bertindak tegas.

 

MEDAN, 19 April 2026 / antara news.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga masyarakat di lingkungan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, menyuarakan kemarahan dan keprihatinan mendalam terkait aktivitas mencurigakan yang berlangsung di sebuah warnet yang berlokasi di sekitar kawasan Pajak Melati, tepatnya berdekatan dengan Budi Gadai.

Menurut laporan yang diterima dan ditinjau langsung oleh tim media pada hari Minggu 19 /04/2026 , tempat usaha tersebut diduga menjadi lokasi transaksi jual beli chip permainan Higgs Domino yang kerap dikategorikan sebagai sarana perjudian daring, yang dampaknya merusak masa depan generasi muda setempat.

Warga menyatakan kekhawatiran yang tak terbendung. “Anak-anak kita dan remaja di sini menjadi sasaran utama. Mereka tergoda untuk terlibat dalam transaksi tersebut, uang saku habis, waktu belajar terabaikan, dan perilaku mereka pun berubah menjadi buruk. Kehancuran karakter anak-anak kita adalah dampak nyata yang kita rasakan sehari-hari,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Aktivitas yang seharusnya tidak ada ini telah mengganggu ketertiban umum dan merusak lingkungan sosial yang seharusnya aman dan sehat bagi perkembangan generasi penerus bangsa.

Masyarakat secara tegas meminta aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polsek Medan Tuntungan, untuk tidak tinggal diam. Mereka mendesak dilakukan tindakan penyelidikan, penggerebekan, dan penindakan yang cepat, tepat, serta tegas terhadap pengelola dan pihak-pihak yang terlibat. Warga menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam jika keamanan dan masa depan anak-anak terus terancam oleh aktivitas ilegal tersebut.

Secara hukum, seluruh aktivitas yang berhubungan dengan perjudian dan fasilitas pendukungnya di wilayah Indonesia adalah tindakan yang dilarang dan diancam sanksi pidana berat, tanpa terkecuali. Berikut landasan hukum yang berlaku:

1. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP): Pasal 303 ayat (1) menyatakan bahwa siapa pun yang menyelenggarakan, menawarkan, atau memberikan kesempatan untuk perjudian sebagai mata pencaharian atau menyelenggarakannya di tempat umum, dapat diancam pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda hingga Rp25 juta. Sedangkan Pasal 303 bis KUHP mengatur peserta perjudian dapat dihukum penjara maksimal 4 tahun atau denda paling banyak Rp10 juta. Pengelola warnet yang memfasilitasi transaksi ini dapat dijerat sebagai penyelenggara atau pihak yang membantu pelaksanaan tindak pidana tersebut.

Baca Juga:  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gulung Pengedar Sabu di Pasar 4 Marelan

2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU ITE: Pasal 27 ayat (2) secara tegas melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memuat unsur perjudian. Pelanggaran terhadap pasal ini diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda hingga maksimal Rp10 miliar rupiah. Bagi pengelola warnet yang menyediakan akses, memfasilitasi, atau membiarkan aktivitas ini berlangsung, maka perbuatan tersebut memenuhi unsur pidana dalam aturan ini.

3. Peraturan Daerah dan Ketertiban Umum: Selain aturan pidana nasional, pengelola tempat usaha yang menyalahgunakan izin operasionalnya untuk aktivitas ilegal juga dapat dikenakan sanksi administratif, mulai dari pencabutan izin usaha hingga penutupan tempat usaha secara permanen.

Pengamat hukum Hardep,S.H menegaskan , bahwa transaksi jual beli chip Higgs Domino yang dijadikan alat pertukaran nilai dalam kegiatan yang mengandung unsur taruhan atau keberuntungan adalah bentuk perjudian yang jelas melanggar hukum. Tempat usaha yang menyediakan fasilitas, ruang, atau kemudahan untuk hal tersebut memiliki tanggung jawab hukum yang sama besarnya dengan pelaku transaksi langsung.

Masyarakat berharap Polsek Medan Tuntungan segera melakukan langkah penegakan hukum yang nyata dan tidak setengah hati. Penindakan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pelaku lain dan menjamin lingkungan kembali aman serta terbebas dari pengaruh buruk perjudian daring yang merusak. Ke depan, diharapkan juga pengawasan rutin dan penguatan pengawasan bersama antara aparat dan warga agar hal serupa tidak terulang kembali. ( ***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Tak Jauh dari Polsek Medan Labuhan, Begal Beraksi Brutal di Marelan: Korban Dibacok, Praktisi Hukum Soroti Kinerja Aparat
Tak Jauh dari Polsek Medan Labuhan, Begal Beraksi Brutal di Marelan: Korban Dibacok!
Dinyatakan Dalam Kondisi Sehat, SH Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kontrak Fiktif Dibawa Ke Lapas Kelas IIA Binjai
Datang Dari Dairi Kedua Orangtua Korban Penganiayaan Minta Para DPO Ditangkap
Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang
Ketua Forum Bela Negara Sulut Kecam Diduga, Pemotongan Kapal Ilegal, Desak Pihak Berwenang Bertindak
Korban Pengeroyokan Babak Belur di Polsek Pancur Batu tuntut keadilan , Adi Lubis: “Hukum Jangan Seperti Pesanan!”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:36 WIB

Warga Tanjung Selamat geram ! Warnet dekat pajak melati diduga jadi sarang jual beli chip Higgs Domino , Kepolisian Medan Tuntungan di minta bertindak tegas.

Kamis, 16 April 2026 - 10:20 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:32 WIB

Tak Jauh dari Polsek Medan Labuhan, Begal Beraksi Brutal di Marelan: Korban Dibacok, Praktisi Hukum Soroti Kinerja Aparat

Rabu, 15 April 2026 - 15:50 WIB

Tak Jauh dari Polsek Medan Labuhan, Begal Beraksi Brutal di Marelan: Korban Dibacok!

Selasa, 7 April 2026 - 08:21 WIB

Dinyatakan Dalam Kondisi Sehat, SH Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kontrak Fiktif Dibawa Ke Lapas Kelas IIA Binjai

Berita Terbaru