“Tragedi Batubara : Korban Kecelakaan Jadi Tumbal Keserakahan Korporasi.? Berharap Negara Tidak Absen..!”

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

“Tragedi Batubara : Korban Kecelakaan Jadi Tumbal Keserakahan Korporasi.? Berharap Negara Tidak Absen..!”

Batubara, 21 Oktober 2025 / antara news. Id

Kasus kecelakaan yang merenggut masa depan Hazizi (pengendara motor) dan Rusli (pejalan kaki) di Simpang Sei Balai, Batubara, pada 16 Agustus 2025, bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa. Lebih dari dua bulan berlalu, keadilan tak kunjung datang, memicu pertanyaan besar : di mana peran negara dalam melindungi warganya dari kesewenang-wenangan korporasi..? Fajar Setya Budi, S.H., pengacara yang mendampingi korban, lantang menyuarakan dugaan – dugaan adanya praktik “cuci tangan” perusahaan pengantar uang bank, yang berpotensi melanggar hak asasi manusia dan mengancam supremasi hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fajar Setya Budi, yang tersentuh nuraninya setelah mengetahui kejadian ini pada 20 Oktober 2025, langsung terjun ke lapangan. Hasil koordinasinya dengan Unit Laka Lantas Polres Batubara mengungkap fakta yang mencengangkan : mediasi dengan perusahaan alot. Pihak perusahaan, alih-alih menunjukkan empati dan tanggung jawab, justru terkesan menghindar dan melempar kesalahan kepada sopir yang notabene hanya seorang pekerja.

“Ini bukan soal kecelakaan semata, tapi soal kemanusiaan dan keadilan. Klien kami cacat permanen, kehilangan pekerjaan, dan terancam masa depannya. Sementara itu, perusahaan enak-enakan lepas tanggung jawab, seolah-olah nyawa dan masa depan manusia tidak ada harganya,” ujar Fajar Setya Budi dengan nada berapi-api. “Di mana hati nurani para petinggi perusahaan..? Di mana peran negara dalam melindungi warganya..?”

Baca Juga:  Tokoh Pemuda Karo Pimpin DPD II Pemuda Karya Nasional Kota Medan

Fajar menambahkan, “Kami menduga ada upaya sistematis untuk menutupi kesalahan perusahaan dan melindungi aset mereka. Jika benar demikian, ini adalah skandal besar yang mencoreng wajah hukum dan keadilan di negeri ini. Kami menuntut Kapolri, Kompolnas, dan Komnas HAM untuk segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Jangan biarkan para korban menjadi tumbal keserakahan korporasi.!”

Fajar menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti berjuang sampai keadilan ditegakkan. Selain menempuh jalur hukum pidana dan perdata, ia juga akan melaporkan dugaan pelanggaran HAM dan praktik bisnis tidak etis ke lembaga-lembaga terkait. “Kami akan membawa kasus ini ke tingkat nasional dan internasional jika perlu. Kami ingin membuktikan bahwa hukum masih berpihak pada rakyat kecil, bukan hanya pada pemilik modal,” tandasnya.

Masyarakat menanti gebrakan nyata dari aparat penegak hukum dan pemerintah. Kasus ini menjadi momentum untuk membuktikan apakah negara benar-benar hadir untuk melindungi warganya, ataukah hanya menjadi alat bagi kepentingan korporasi. Akankah Hazizi dan Rusli mendapatkan keadilan yang selayaknya, ataukah mereka akan menjadi simbol ketidakberdayaan rakyat kecil di hadapan kekuatan uang..? (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Robi Barus S.E M.A.P Lakukan Sosperda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tanjung Gusta
PAN Kota Medan Tabur Bunga di TMP Nasional, Momentum Sambut HUT ke-28
Karang Taruna Sumut Bangkit. Harapan Baru Pemuda Sumatera Utara
Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan “Pod Getar”, Warga Desak Polisi Turun Tangan
DPD PKN Kota Medan Meminta Walikota Medan untuk mencopot Kadis Perkimcikataru
Skandal Oknum PPPK Paruh Waktu SDABMBK Kota Medan: Diduga Jadi “Tukang Kutip” dan Atur Paket Proyek, Rekanan Lini Bina Marga Menjerit!
Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM.Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Robi Barus S.E M.A.P Lakukan Sosperda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tanjung Gusta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:27 WIB

PAN Kota Medan Tabur Bunga di TMP Nasional, Momentum Sambut HUT ke-28

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:17 WIB

Karang Taruna Sumut Bangkit. Harapan Baru Pemuda Sumatera Utara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:33 WIB

Residivis di Mangkubumi Diduga Kembali Edarkan “Pod Getar”, Warga Desak Polisi Turun Tangan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:06 WIB

DPD PKN Kota Medan Meminta Walikota Medan untuk mencopot Kadis Perkimcikataru

Berita Terbaru