BREAKING NEWS: BRUTAL! Dua Warga Luat Unterudang Tertembak Panah, Diserang Oknum Preman Berkedok Sekuriti PT Barapala Setelah Polisi Pergi

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BREAKING NEWS: BRUTAL! Dua Warga Luat Unterudang Tertembak Panah, Diserang Oknum Preman Berkedok Sekuriti PT Barapala Setelah Polisi Pergi

Padang Lawas, Selasa (18/11/2025) / antara news.id

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi menginap damai warga Luat Unterudang di areal PT Barapala yang telah mendapat izin dari Polres Padang Lawas berakhir dengan kengerian. Puluhan oknum yang diduga sebagai preman suruhan perusahaan berkedok sekuriti menyerang tanpa ampun menggunakan panah dan tombak, menyebabkan dua warga terluka parah.

Korban teridentifikasi sebagai Adi Ansor Harahap (terkena panah di kaki kanan) dan Saripuddin Hasibuan (terkena panah di dada kanan). Menurut saksi mata, Ruslan Abdullah Hasibuan, penyerangan terjadi tak lama setelah personel polisi meninggalkan lokasi.

“Sebelumnya mereka minta izin lewat untuk menjemput rekan di pos 1. Kami percaya dan izinkan. Tapi ketika kembali, sekitar 25 orang itu langsung menyerang dengan membabi buta menggunakan panah dan tombak,” ujar Ruslan dengan gemetar.

Baca Juga:  Tragedi Longsor Sembahe, Formanas Bawa Keranda Mayat ke flyover Jalan Jamin Ginting Medan

Selain menyakiti warga, oknum tersebut juga merusak sepeda motor dan kendaraan milik masyarakat. Warga yang terkejut berusaha melawan dengan peralatan seadanya dan berhasil memukul mundur penyerang, yang kemudian melarikan diri.

Mewakili mahasiswa, Arsa Rizki Siregar menegaskan bahwa aksi damai tersebut bertujuan menunggu pertemuan dengan pimpinan PT Barapala. “Tetapi ketika polisi pergi, preman langsung menyerang. Ini adalah kejam dan tidak bertanggung jawab,” katanya.

Warga kini menuntut keadilan kepada Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Gubernur Sumatera Utara untuk turun langsung ke lokasi. Mereka juga berencana menggelar aksi besar-besaran ke Poldasu, sekaligus mendesak pencopotan Kapolres Padang Lawas yang dinilai tidak objektif – setelah diketahui membuat laporan ke Poldasu soal kerusakan aset perusahaan tanpa melihat sisi kekerasan yang dialami warga terlebih dahulu.

“Kami minta Manajemen PT Barapala (Saprijal, Ahok, Aspin) mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jangan biarkan preman berkedok sekuriti membunuh warga yang hanya menuntut haknya!” tegas Arsa. ( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel antara-news.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Adat Tulude, Letkol Marinir Helmi Hamsyir Dukung Kearifan Lokal
Menata Birokrasi dengan Integritas,Pemkab Labuhanbatu Selatan Resmi Lantik 35 Pejabat
Dari Kotapinang untuk Regional Medan,Vocal Grup BRI BO Kotapinang Bersinar di Perayaan Natal
Ikram Simanjuntak,Santri Berprestasi Ponpes Nurul Huda Bangai Tampil Memukau di Bhayangkara Mural Cup 2026
Program (Jamu Desa 24) dr Asri Ludin Tambunan Berjalan Sukses 49 Laporan dari masarakat 12 Laporan telah dikerjakan sisanya Akan Segera di Kerjakan di tahun 2026
Fakta Persidangan Kasus Korupsi Anggaran Publik Relation Di Bank Sumut Yang Belum Tuntas
55 Proyek Tidak Terdaftar di LPSE dan 6 Paket Kena Adendum, Kadis Dan Kabid CKTR Deli Serdang Diintai Aparat Hukum
Pemberian Fasilitas Kredit PT Bank Sumut Diduga Macet Akibat Tanpa Prinsip Perbankan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:26 WIB

Menata Birokrasi dengan Integritas,Pemkab Labuhanbatu Selatan Resmi Lantik 35 Pejabat

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:43 WIB

Dari Kotapinang untuk Regional Medan,Vocal Grup BRI BO Kotapinang Bersinar di Perayaan Natal

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:25 WIB

Ikram Simanjuntak,Santri Berprestasi Ponpes Nurul Huda Bangai Tampil Memukau di Bhayangkara Mural Cup 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:15 WIB

Program (Jamu Desa 24) dr Asri Ludin Tambunan Berjalan Sukses 49 Laporan dari masarakat 12 Laporan telah dikerjakan sisanya Akan Segera di Kerjakan di tahun 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:10 WIB

Fakta Persidangan Kasus Korupsi Anggaran Publik Relation Di Bank Sumut Yang Belum Tuntas

Berita Terbaru