Dalam Nuansa Adat Kesultanan,Isra’ Mi’raj 1447 H Diperingati Khidmat di Kota Pinang
Kota Pinang / antara news.id
Masjid Raya Kesultanan Kota Pinang menjadi tempat berlangsungnya peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dilaksanakan selama dua hari,Jumat hingga Sabtu (16–17/1/2026).Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan,diiringi lantunan ayat suci Al-Qur’an serta shalawat Nabi yang menggema di masjid bersejarah peninggalan Kesultanan Kota Pinang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peringatan hari besar Islam ini bertambah semarak dan bermakna dengan kehadiran Sultan ke-XIV Kesultanan Kota Pinang,Tuanku Duli Yang Mulia Sultan Yang Dipertuan Besar Irvan Bahran Ma’moer Perkasa Alamsyah I.Kehadiran Baginda Sultan di tengah-tengah jamaah merupakan cerminan kepemimpinan Kesultanan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,adat istiadat,serta kedekatan antara raja dan rakyat sebagaimana telah diwariskan secara turun-temurun.
Hadir dalam peringatan tersebut para tokoh adat Kesultanan,alim ulama,unsur pemerintahan,serta masyarakat dari berbagai lapisan.Kebersamaan seluruh elemen tersebut menghadirkan suasana penuh kekeluargaan dan persaudaraan,sejalan dengan falsafah adat Melayu Kesultanan Kota Pinang yang menjunjung tinggi agama sebagai sendi utama kehidupan bermasyarakat.
Melalui tausiyah yang disampaikan,jamaah diajak untuk menghayati makna agung peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang sarat dengan hikmah dan tuntunan.
Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan menekankan pentingnya memelihara keimanan,memperkokoh pelaksanaan ibadah,serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup umat,sebagaimana senantiasa dijunjung dalam adat dan tradisi Kesultanan.
Kehadiran Baginda Sultan dalam peringatan ini tidak hanya menambah kekhidmatan acara, tetapi juga menjadi lambang kokohnya harmonisasi antara adat Kesultanan,ajaran Islam dan persatuan umat.Nilai-nilai luhur tersebut selama ini menjadi pilar utama dalam menjaga kedamaian,ketenteraman,serta keharmonisan kehidupan sosial masyarakat Kota Pinang.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda keagamaan tahunan,melainkan juga menjadi wahana refleksi bersama dalam merawat warisan spiritual dan budaya Kesultanan,mempererat ukhuwah Islamiyah,serta memperkokoh kearifan lokal yang telah mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat Kota Pinang.















